Nomenklatur Nama SD dan SMP se-Kota Mataram Resmi Berubah Tahun Ini

Nama seluruh SD dan SMP negeri di Kota Mataram resmi berganti nomenklatur mulai tahun ajaran baru. Penomoran sekolah kini berdasarkan tahun berdiri untuk memperkuat nilai historis lembaga.

PorosLombok.com – Dinas Pendidikan Kota Mataram memastikan seluruh nama sekolah tingkat SD dan SMP akan berganti nomenklatur mulai tahun ajaran baru mendatang setelah mendapat restu Wali Kota Mataram.pada Selasa (07/04/2026).

​Kebijakan ini menghapus identitas sekolah yang sebelumnya terfragmentasi berdasarkan wilayah kecamatan seperti Ampenan, Mataram, dan Cakranegara. Transformasi tersebut bertujuan menyeragamkan seluruh lembaga pendidikan negeri di bawah satu identitas kota.

​”Nama sekolah tidak lagi memakai nama kecamatan, tetapi menjadi SD dan SMP Kota Mataram,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram, M. Yusuf.

​M. Yusuf menjelaskan bahwa penetapan nomor urut pada nomenklatur baru tersebut nantinya akan berpijak sepenuhnya pada tahun berdiri masing-masing sekolah. Hal ini dilakukan untuk memberikan keadilan administratif bagi lembaga pendidikan yang lebih tua.

​Otoritas pendidikan setempat menegaskan bahwa langkah besar ini bukan merupakan rencana mendadak yang muncul tanpa kajian matang. Wacana perubahan identitas ini sebenarnya sudah dipersiapkan sejak jauh hari melalui tahapan evaluasi yang sangat mendalam.

Proses Verifikasi Akta dan Penguatan Identitas Historis Sekolah

​Dinas Pendidikan saat ini tengah gencar melakukan verifikasi validitas data terhadap seluruh akta pendirian sekolah dan dokumen sejarah terkait. Ketelitian proses ini sangat genting guna memastikan urutan penomoran sekolah tidak meleset dari fakta historisnya.

​”Kami sudah melakukan sosialisasi kepada seluruh kepala sekolah agar segera mempersiapkan dokumen pendukung,” katanya.

​Pihak dinas juga segera menerbitkan pedoman resmi mengenai tata cara penulisan nomenklatur baru setelah proses verifikasi data rampung. Standarisasi ini diharapkan dapat menertibkan administrasi pendidikan yang selama ini dianggap masih kurang seragam.

​Yusuf menambahkan bahwa penataan sistem berbasis data akurat ini merupakan bentuk apresiasi nyata terhadap nilai sejarah panjang setiap sekolah. Lembaga pendidikan yang sudah beroperasi puluhan tahun kini memiliki identitas yang mencerminkan rekam jejak mereka.

​”Ini adalah langkah maju untuk menertibkan administrasi dan merupakan upaya penguatan identitas sekolah,” jelasnya.

​Melalui sistem baru tersebut, stabilitas identitas sekolah di ibu kota provinsi ini diyakini akan semakin kuat dan lebih mudah dikenali publik. Masyarakat dapat melihat urutan sejarah sekolah hanya melalui penomoran yang tertera pada papan nama lembaga.

​”Identitas sekolah akan lebih stabil, memiliki nilai historis, dan lebih mudah dikenali oleh masyarakat luas,” pungkasnya.*

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bank NTb

TERBARU