PorosLombok.com – Manajemen Bank NTB Syariah memastikan penanganan keberatan nasabah pada Kantor Cabang Dompu telah berjalan sesuai mekanisme internal dan prinsip perbankan yang berlaku, Sabtu (2/5/2026).
Langkah proaktif ini merespons isu pembiayaan yang memicu somasi dari nasabah terkait transparansi informasi serta mekanisme perhitungan akad. Bank daerah ini bergerak cepat melakukan koordinasi lintas unit demi mitigasi risiko.
“Kami telah menerima dan menindaklanjuti somasi nasabah secara bertahap serta melakukan koordinasi internal secara ketat,” ujar Branch Manager Bank NTB Syariah KC Dompu Wawan Supryadi.
Wawan Supryadi menjelaskan bahwa proses komunikasi dengan pihak pelapor sudah berlangsung intensif sejak keberatan pertama kali disampaikan. Pihaknya berupaya memastikan seluruh hak konsumen terpenuhi tanpa ada yang terabaikan.
“Unit kerja terkait terus memastikan penanganan berjalan sesuai ketentuan dan prinsip kehati-hatian perbankan syariah,” jelasnya.
Tim legal internal kini tengah memberikan saran teknis untuk membedah informasi yang berkembang di tengah masyarakat. Hal ini mencakup penyampaian dokumen akad yang menjadi titik krusial dalam aduan transparansi pembiayaan tersebut.
“Kami mengedepankan aspek transparansi dan perlindungan nasabah sebagai bentuk penerapan Good Corporate Governance,” tegasnya.
Institusi perbankan ini menyatakan kesiapan penuh untuk menghormati segala tahapan hukum yang sedang bergulir di tingkat aparat penegak hukum. Sikap kooperatif menjadi komitmen utama dalam menjaga integritas operasional lembaga.
“Manajemen siap memberikan keterangan yang diperlukan sesuai regulasi demi mendukung proses hukum yang objektif,” katanya.
Lembaga ini tetap membuka ruang dialog konstruktif guna mencari solusi terbaik melalui saluran resmi yang tersedia. Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak terjebak dalam spekulasi liar sebelum adanya kejelasan fakta yang valid.
“Layanan perbankan syariah kami tetap mengedepankan akuntabilitas tinggi dan pengawasan ketat dari pihak regulator,” ujarnya.
Optimalisasi pelayanan yang aman dan profesional menjadi target jangka panjang bank untuk menjaga kepercayaan publik. Sinergi dengan berbagai pihak terus diperkuat guna menyelesaikan persoalan ini secara komprehensif dan taat hukum,*


















