PorosLombok.com – Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri menemui langsung para korban terdampak musibah kebakaran pemukiman warga di Desa Lido, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima, Selasa (26/5/2026).
Kehadiran jajaran pemerintah provinsi ini bertujuan memastikan penyaluran logistik darurat berjalan cepat tepat sasaran. Langkah nyata tersebut menjadi bukti kepedulian sosial bagi masyarakat yang sedang tertimpa kemalangan.
“Harus ada rasa saling peduli dan saling membantu untuk meringankan beban saudara kita,” ujar Wagub NTB.
Perempuan yang akrab disapa Umi Dinda ini menegaskan pentingnya gotong royong dalam memulihkan kondisi psikologis korban. Solidaritas kolektif dari berbagai elemen publik sangat dibutuhkan untuk mempercepat proses rehabilitasi fisik bangunan.
Suasana haru menyelimuti lokasi saat pejabat daerah tersebut berdialog dengan warga di atas puing reruntuhan rumah. Isak tangis sejumlah kaum lansia pecah ketika menerima jabat tangan hangat dan dekapan penyemangat.
“Hari ini kami juga membawa satu ekor sapi,” katanya.
Umi Dinda menjelaskan bahwa hewan ternak tersebut disiapkan khusus sebagai komoditas kurban menjelang hari raya keagamaan. Daging sembelihan nantinya akan didistribusikan secara merata kepada belasan kepala keluarga yang kehilangan tempat tinggal.
Paket santunan berupa uang tunai juga diserahkan guna memenuhi kebutuhan mendesak para pengungsi selama masa darurat. Stimulus finansial ini diharapkan mampu meringankan beban belanja bahan pokok harian warga.
“Musibah ini memang berat tetapi jangan sampai membuat kita kehilangan harapan,” ujarnya.
Ia menyemangati korban agar tetap tegar dan tidak larut dalam kesedihan mendalam pascabencana yang menghanguskan harta benda. Optimisme harus tetap terjaga karena pemerintah daerah berkomitmen mengawal proses pemulihan.
Dukungan moril yang mengalir masif terbukti efektif meredam trauma psikologis yang membayangi anak-anak di tenda darurat. Warga mulai menunjukkan rona optimis untuk menata kembali roda kehidupan mereka.
“Semoga bantuan moril dan material ini menjadi semangat bagi masyarakat,” kata Camat Belo Ruyani.
Ruyani menyampaikan apresiasi tertinggi atas respon cepat penanganan bencana dari pihak eksekutif tingkat provinsi. Intervensi logistik yang datang dinilai sangat krusial bagi kelangsungan hidup harian warganya.
Pihak otoritas kecamatan melaporkan bahwa koordinasi lintas sektor terus diintensifkan demi menjamin kelayakan posko pengungsian. Pasokan air bersih dan obat-obatan dari dinas kesehatan dipastikan aman terkendali.
“Sedikitnya lima belas rumah warga hangus terbakar,” kata Kepala Desa Lido Hasan H. Barahima.
Hasan H. Barahima memaparkan data teknis mengenai tingkat kerusakan bangunan yang mayoritas rata dengan tanah. Beberapa unit tempat tinggal lainnya juga dilaporkan mengalami dampak kerusakan kategori ringan hingga sedang.
Sebanyak 16 kepala keluarga yang kehilangan sandang pangan kini terpaksa menumpang di kediaman kerabat terdekat. Pendataan lanjutan terus dipacu pihak pemdes guna memastikan akurasi data usulan rekonstruksi pemukiman baru.
“Seluruh korban saat ini masih mengungsi sementara di rumah keluarga,” pungkasnya*















