Bank NTB Syariah Sabet Penghargaan Perusahaan Terbaik di Jamsostek Award 2026

Bank NTB Syariah berhasil meraih penghargaan Perusahaan Terbaik Jamsostek Award 2026 atas komitmennya memperluas jaminan sosial bagi pekerja rentan di NTB.

PorosLombok.com — Bank NTB Syariah mempertegas posisinya sebagai lembaga keuangan yang peduli terhadap kesejahteraan sosial masyarakat setelah sukses meraih penghargaan Perusahaan Terbaik Kategori Menengah dan Besar dalam ajang Jamsostek Award Provinsi NTB Tahun 2026, Selasa (1/9).

“Apresiasi ini menjadi bukti nyata komitmen kami dalam memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, tidak hanya untuk internal tetapi juga sektor informal,” kata Direktur Utama Bank NTB Syariah, Nazaruddin.

Pemberian penghargaan bergengsi yang berlangsung di Prime Park Hotel Mataram ini didasari atas langkah aktif bank daerah tersebut dalam mengcover kelompok pekerja rentan di berbagai wilayah Nusa Tenggara Barat.

“Perlindungan kepada pekerja rentan merupakan bagian dari prinsip syariah yang kami usung, yakni menghadirkan keberkahan, kemaslahatan, dan rasa aman bagi keluarga pekerja,” ujarnya.

Langkah strategis lembaga keuangan daerah ini sekaligus menyukseskan ajang tahunan yang mengusung tema Bersama Memperluas Coverage, Menguatkan Care, dan Membangun Credibility untuk Jamsostek yang Lebih Inklusif.

“Kami menyadari tantangan ketenagakerjaan di NTB masih besar, di mana sekitar 470 ribu pekerja rentan masih membutuhkan akses perlindungan sosial,” tegasnya.

Melalui sinergi erat bersama BPJS Ketenagakerjaan serta penyaluran program Corporate Social Responsibility (CSR), bank kebanggaan warga lokal ini terus memicu peningkatan kepesertaan jaminan sosial.

“Melalui program ini, kami ingin memastikan mereka bisa bekerja dengan tenang tanpa meresahkan jaminan Finansial,” jelasnya.

Momentum percepatan capaian Universal Coverage Jamsostek (UCJ) di Provinsi Nusa Tenggara Barat ini diharapkan mampu menggerakkan peran aktif dunia usaha secara lebih masif.

“Pencapaian ini diharapkan dapat menginspirasi berbagai korporasi, institusi, dan pelaku usaha lainnya di NTB untuk ikut mengambil bagian dan bahu-membahu,” terangnya.

Langkah kolaboratif ini tidak berhenti pada penghargaan semata, melainkan menjadi pijakan utama dalam memperkuat daya tahan ekonomi para pekerja berpenghasilan rendah.

“Kami terus berupaya memperluas jaring pengaman sosial agar dampak keberadaan bank daerah benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat luas,” tuturnya.

Komitmen berlanjut tersebut diaplikasikan melalui pengembangan inovasi layanan keuangan syariah yang inklusif serta penguatan kerja sama strategis dengan pemerintah daerah maupun instansi terkait.

“Ke depan, kami akan terus menghadirkan inovasi layanan keuangan yang inklusif demi terwujudnya masyarakat NTB yang sejahtera dan terlindungi,” pungkasnya.*

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU