PorosLombok.com – Pondok Pesantren Salaf Modern Thohir Yasin Lendang Nangka menggelar wisuda perdana Ma’had Aly yang dirangkaikan penandatanganan kerja sama strategis dengan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada Minggu (30/8/2026).
“Kerja sama ini memprioritaskan penerimaan alumni Ma’had Aly Thohir Yasin ke jenjang pascasarjana tanpa perlu mengikuti tes masuk,” ujar Perwakilan UIN Malang, Dr. H. Sutaman, M.A.
Sutaman menjelaskan bahwa kolaborasi pendidikan pascasarjana tersebut bertujuan memberikan kepastian jalur studi lanjut bagi para wisudawan sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia pengajar pesantren.
“Program ini dirancang khusus untuk membangun keseimbangan antara ilmu lahir dan batin dalam pengembangan lembaga,” jelasnya.
Pihak UIN Malang menilai skema kemitraan ini menjadi solusi cerdas bagi pesantren untuk menghadirkan pendidikan tinggi berkualitas tanpa harus membangun perguruan tinggi dari nol.
“Sistem perkuliahan menerapkan metode hybrid learning yang menggabungkan pembelajaran luring dan daring secara fleksibel,” katanya.
Ia menambahkan bahwa mahasiswa program Magister atau S2 dapat menyelesaikan masa studi relatif cepat dengan skema perkuliahan yang sangat memudahkan.
“Mahasiswa S2 cukup hadir offline di Malang selama sepekan, lalu melanjutkan kuliah online dari pesantren,” terangnya.
Sementara itu, Pengasuh Ponpes Thohir Yasin menyambut hangat terobosan akademis yang membuka peluang luas bagi para santri serta pengajar.
“Kami sangat bersyukur karena jenjang doktor atau S3 juga disiapkan untuk para dosen pesantren,” ungkapnya.
Pimpinan pesantren menyebutkan bahwa perkuliahan program doktor tersebut dapat ditempuh dalam durasi minimal lima semester dengan skema pembelajaran fleksibel.
“Seluruh dosen utama dan perkuliahan induk disediakan langsung oleh UIN Malang untuk menjamin mutu,” ujarnya.
Pihak pesantren juga menyiapkan tenaga pengajar lokal yang memenuhi syarat untuk bertindak sebagai asisten dosen dalam proses perkuliahan.
“Ijazah kelulusan wisudawan nantinya diterbitkan secara resmi oleh UIN Malang dengan standar akademik tinggi,” katanya.
Kemitraan strategis ini menyediakan berbagai pilihan program studi favorit seperti Ekonomi Syariah dan Hukum Islam yang disesuaikan dengan kebutuhan pengembangan pesantren.
“Pengakuan ijazah Ma’had Aly yang kini setara membuat alumni makin percaya diri melangkah ke perguruan tinggi,” pungkasnya.*

















