Ummi Lale Yaqut Salurkan Bantuan Rehab Gedung MA Mu’allimin NW Anjani

Anggota DPRD NTB Ummi Lale Yaqut menyalurkan bantuan rehab Rp200 juta dan logistik untuk MA Mu'allimin NW Anjani Lombok Timur guna memulihkan sarana belajar santri pascamusibah kebakaran.

PorosLombok.com – Anggota DPRD Provinsi NTB, Ummi Hj Lale Yaqutunnafis, S.Sos., M.M., bergerak cepat menyalurkan bantuan rehabilitasi ruang belajar untuk MA Mu’allimin NW Anjani di Lombok Timur.

Langkah tanggap ini diambil guna memulihkan fasilitas sekolah yang hangus dilalap si jago merah pada musibah kebakaran hebat, pada Minggu malam (23/08/2026) sekitar pukul 09.00 WITA.

“Musibah ini menjadi atensi serius kita semua, terlebih musibah kebakaran ada di mana-mana akibat cuaca panas yang cukup tinggi saat-saat ini,” ujarnya.Sabtu (20/08/2026).

Kebakaran gedung sekolah tersebut merusakkan sejumlah fasilitas vital, mulai dari tiga ruang asrama santri hingga satu ruang laboratorium komputer. Saat api membakar habis bangunan, para santri yang berada di lokasi tidak sempat menyelamatkan barang-barang berharga milik mereka dari kepungan api.

“Para santri kehilangan pakaian seragam sekolah, pakaian seragam di asrama, buku tulis, dan keperluan lainnya,” katanya.

Tak sekadar mendorong percepatan renovasi fisik gedung, Ummi Lale Yaqut turut menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah dan mengaji untuk para santri di asrama. Bantuan ini diberikan langsung agar kebutuhan harian dan sarana belajar para santri terdampak dapat segera terpenuhi.

“Selain memberikan bantuan berbentuk ruang kelas, kami juga memberikan bantuan berupa peralatan sekolah dan mengaji untuk para santri di asrama,” jelasnya.

Insiden kebakaran yang menghanguskan komplek pendidikan tersebut dipicu masalah teknis pada jaringan energi bangunan. Kobaran api dengan cepat merambat ke sudut bangunan asrama karena banyaknya bahan material yang mudah terbakar di dalam gedung.

“Kebakaran tersebut diakibatkan korsleting aliran listrik di salah satu ruangan,” ungkapnya.

Meski kobaran api sempat memicu kepanikan dan menghancurkan berbagai fasilitas pendukung belajar, penanganan di lokasi berhasil mencegah timbulnya korban atau cedera fatal. Seluruh santri beserta pengurus sekolah dilaporkan berada dalam kondisi aman.

“Alhamdulillah tidak ada satu korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut,” ucapnya.

Ummi Lale Yaqut berkomitmen mengawal proses pemulihan sarana belajar ini hingga seluruh santri dapat kembali beraktivitas secara normal. Langkah rehabilitasi fasilitas sekolah dan pembagian logistik santri ini diharapkan mampu membangkitkan kembali semangat belajar pasca musibah.

“Kami hadir untuk memastikan proses pemulihan sarana belajar ini berjalan cepat agar para santri bisa kembali belajar dengan tenang,” pungkasnya.*

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU