PorosLombok.com — Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Lombok Timur, Widayat, membuktikan totalitas pelayanannya dengan terjun langsung mengevakuasi seekor ular di permukiman warga pada Senin (31/8/2026) malam.
“Kami menerima laporan darurat dari warga sekitar pukul 18.20 WITA dan tim langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian,” katanya.
Aksi sigap ini bermula saat seorang warga bernama Istiharah melaporkan keberadaan reptil berbahaya di kediamannya yang berlokasi di Jl. Cut Nyak Dien O.114 Lingkungan Bermi, Kelurahan Pancor, Kecamatan Selong.
“Keberadaan ular di dalam rumah membuat pemilik rumah sangat khawatir dan takut akan potensi bahaya gigitan,” ujarnya.
Mendapati laporan darurat tersebut, Tim Rescue 3 Damkarmat Lombok Timur segera menyiapkan peralatan khusus dan meluncur ke lokasi kejadian menggunakan satu unit mobil penyelamat.
“Tim mengerahkan satu unit mobil rescue beserta personel pendukung untuk menangani evakuasi secara cepat,” jelasnya.
Proses penanganan di lapangan sempat menghadapi kendala teknis akibat minimnya pencahayaan di area persembunyian ular serta ketiadaan alat penerangan seperti senter yang memadai.
“Kendala utama di lapangan adalah keterbatasan alat penerangan atau senter saat proses pencarian lokasi ular,” ungkapnya.
Meskipun menghadapi keterbatasan peralatan, koordinasi penanganan di lapangan tetap berjalan efektif di bawah komando langsung Komandan Peleton Junaidi bersama Komandan Regu Rescue Hamzan Wadi.
“Petugas di lapangan berkoordinasi secara efektif untuk memetakan posisi keberadaan ular di area rumah warga,” terangnya.
Personel penyelamat yang bertugas berhasil mengamankan ular tersebut secara terukur, sehingga situasi rumah warga di kawasan Pancor kembali aman dan kondusif pada pukul 19.00 WITA.
“Evakuasi berlangsung aman, lancar, dan terkendali tanpa menimbulkan korban jiwa maupun cedera,” pungkasnya.*

















