PorosLombok.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur berhasil meraih juara III Apresiasi Pemda Berprestasi Batch II Regional Maluku-Nusa Tenggara pada kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri yang diserahkan dalam acara penghargaan pada Kamis (17/9).
Prestasi ini diraih berkat komitmen kuat Pemda Lombok Timur dalam mengintegrasikan pengelolaan sampah hulu-hilir pesisir, pembersihan kanal, hingga penertiban estetika baliho liar demi menciptakan lingkungan bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Penilaian ditekankan pada efektivitas program pengelolaan sampah serta kualitas lingkungan hidup yang berdampak nyata bagi masyarakat. Inovasi daerah menjadi nilai tambah utama dalam menghadirkan solusi lingkungan yang kreatif dan kolaboratif.
Penghargaan bergengsi tersebut diterima langsung oleh Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin. Capaian ini sangat penting karena sejalan dengan perhatian serius Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan Indonesia yang aman, sehat, resik, dan asri.
Atas keberhasilan menembus tiga besar regional tersebut, Pemda Lombok Timur berhak membawa pulang dana insentif fiskal senilai Rp 1 miliar dari pemerintah pusat sebagai bentuk dukungan pengembangan program lingkungan daerah.
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian memberikan pengarahan secara langsung dalam rangkaian acara penyerahan penghargaan tersebut. Ia mengapresiasi kerja keras seluruh pemerintah daerah yang berhasil membuktikan kinerja terbaiknya.
“Penilaian dilakukan seobjektif mungkin melibatkan kementerian terkait. Penghargaan ini diharapkan dapat mendorong daerah untuk meningkatkan kinerja dalam upaya pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Mendagri juga memacu semangat para peminpin daerah yang hadir agar tidak cepat puas dengan pencapaian yang ada. Tantangan terbuka disampaikan kepada seluruh kepala daerah untuk terus melahirkan terobosan baru di wilayah masing-masing.
“Saya menantang seluruh kepala daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota yang hadir pada kesempatan tersebut untuk menunjukkan kembali prestasinya pada penghargaan lain yang akan dilaksanakan Kemendagri nantinya,” tegasnya.
Pemberian penghargaan nasional ini dilakukan secara bertingkat berdasarkan klasifikasi wilayah dan jenjang pemerintahan, mencakup persaingan antarkabupaten, antarkota, hingga antarprovinsi di wilayah Indonesia Timur.
Kemenangan Lombok Timur di tingkat regional Maluku-Nusa Tenggara membuktikan keberhasilan konsistensi program kebersihan lingkungan yang dijalankan jajaran pemerintah daerah bersama seluruh lapisan masyarakat Lombok Timur.
Integrasi pengelolaan sampah dari kawasan permukiman hingga wilayah pesisir pantai terus diperkuat. Langkah ini menjadi fokus utama dalam menjaga kelestarian ekosistem dan estetika wilayah Lombok Timur secara menyeluruh.
Pembersihan saluran air dan kanal urban juga rutin dilakukan guna mencegah penumpukan sampah yang memicu banjir. Penataan baliho serta penertiban visual kota melengkapi upaya penciptaan ruang publik yang rapi dan nyaman.
Keberhasilan meraih insentif fiskal Rp 1 miliar ini akan dimanfaatkan kembali untuk memperkuat sarana prasarana pengolahan sampah daerah. Pemda berkomitmen melanjutkan berbagai program inovatif demi menjaga keasrian lingkungan.
Apresiasi dari Kemendagri ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi seluruh jajaran aparatur Pemda Lombok Timur untuk terus mengoptimalkan pelayanan publik dan menjaga konsistensi pengelolaan lingkungan hidup ke depan.
Capaian positif ini menegaskan posisi Kabupaten Lombok Timur sebagai salah satu daerah yang berhasil menghadirkan solusi pengolahan sampah yang berdampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat.*


















