Hotel Lombok Barat Nyaris Penuh Jelang MotoGP Mandalika 2026

Okupansi hotel di Lombok Barat nyaris penuh jelang MotoGP Mandalika 2026. Pemkab gelar Senggigi Sunset Show dan optimalkan akses kapal cepat guna tingkatkan lama tinggal wisatawan.

PorosLombok.com — Tingkat hunian hotel di Kabupaten Lombok Barat melonjak signifikan hingga nyaris penuh menjelang gelombang kedatangan penonton ajang balap internasional MotoGP Mandalika 2026. Lonjakan pesanan didominasi hotel berbintang di kawasan Senggigi, Selasa (15/9/2026).

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Barat, Agus Gunawan, mengonfirmasi bahwa kamar di sejumlah hotel papan atas kini tersisa sedikit. Kawasan penyangga tersebut menjadi pilihan utama tempat menginap bagi wisatawan domestik maupun mancanegara karena aksesnya sangat memadai.

“Hotel-hotel berbintang seperti Merumata, Holiday Inn, Montana, Aruna, hingga Santika, rata-rata sudah hampir full. Bahkan, saya mendapat informasi untuk beberapa hotel, ketersediaannya tinggal menyisakan sekitar 2 persen saja yang disiapkan untuk keperluan VIP,” ujarnya.

Untuk menyemarakkan sambutan bagi para penonton balap, Dinas Pariwisata Lombok Barat menggandeng para pelaku usaha, asosiasi hotel, serta General Manager setempat. Kolaborasi ini menghadirkan atraksi hiburan rutin bertajuk Senggigi Sunset Show setiap Sabtu sore hingga malam hari.

“Senggigi Sunset Show ini kita mulai dan gulirkan terus sampai perhelatan MotoGP, bahkan berlanjut hingga bulan Desember mendatang atas permintaan para pelaku usaha pariwisata,” jelasnya.

Program hiburan mingguan ini dirancang khusus untuk memikat kedatangan pelancong sekaligus menggerakkan ekonomi lokal. Acara tersebut menyediakan panggung promosi bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah serta wadah pelestarian seni budaya melalui penampilan sanggar daerah.

Peningkatan daya tarik wisata ini sejalan dengan kemudahan aksesibilitas transportasi penyeberangan menuju kawasan Senggigi. Layanan kapal cepat fast boat kini mengoperasikan hingga 14 kali perjalanan saban hari untuk mengangkut ratusan penumpang pada setiap pelayaran.

Kelancaran moda transportasi publik tersebut diyakini mampu memperlama masa tinggal wisatawan yang berkunjung ke Lombok Barat. Durasi kunjungan pelancong yang semula rata-rata hanya menghabiskan waktu semalam kini berpotensi meningkat menjadi dua malam atau lebih.

Pemerintah daerah berharap lonjakan wisatawan ajang internasional ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh pemangku kepentingan. Dampak ekonomi yang tercipta diharapkan mampu menyentuh sektor perhotelan, usaha kuliner, hingga perajin suvenir kerajinan lokal.

Meskipun fokus utama bertumpu pada kesiapan akomodasi dan hiburan, koordinasi lintas sektor terus dimaksimalkan untuk menjaga kenyamanan pengunjung. Penyelenggara memastikan seluruh fasilitas pendukung di kawasan Senggigi siap melayani lonjakan wisatawan selama ajang berlangsung.

Pengelola hotel di wilayah penyangga ini juga telah menyiapkan standar pelayanan khusus guna menyambut tamu penting serta jajaran tim balap. Langkah tersebut diambil demi menjaga reputasi kawasan wisata internasional yang sudah lama menjadi primadona di Lombok Barat.

Sinergi antara pemerintah dan pengusaha daerah diharapkan mampu menciptakan momentum kebangkitan ekonomi yang berkelanjutan hingga akhir tahun. Penyelenggaraan berbagai atraksi pendukung menjadi kunci penting untuk mempertahankan antusiasme pengunjung selama berada di lokasi.

Aksesibilitas yang lancar serta banyaknya pilihan tempat menginap menjadikan kawasan penunjang ini siap menampung limpahan penonton dari Sirkuit Mandalika. Keberhasilan penyediaan fasilitas akomodasi ini diproyeksikan bakal memberi dampak luas bagi kesejahteraan masyarakat setempat.

Melalui kesiapan akomodasi, kemudahan transportasi, serta sajian atraksi hiburan yang matang, daerah penyangga ini optimis mampu menyukseskan gelombang kunjungan ajang balap dunia tersebut sekaligus menggerakkan roda perekonomian sektor perhotelan, kuliner, dan kerajinan lokal.*

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU