Apakah Musim Hujan Mempengaruhi Harga? Ini Kata Kadis Perdagangan Lotim

PorosLombok.com, LOTIM –

Musim Hujan yang terus mengguyur sebagian besar Wilayah NTB, Khususnya Kabupaten Lombok Timur, bahkan dibeberapa area persawahan warga banyak  terendam air dan merusak tanaman hortikultura dan palawija, baik padi, cabe dan sebagainya.

Namun cuaca yang buruk ini nyatanya tidak mempengaruhi harga sembilan bahan Pokok (Sembako) di pasar.

Seperti yang dikatakan kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Lombok Timur Lalu Dami Ahyani , bahwa harga sembako saat ini masih stabil tidak ada peningkatan yang signifikan dan masih dalam batas kewajaran.

“Kalau naik pun paling hanya berkisar antara, Rp. 200 sampai dengan Rp.300,” ucapnya kepada PorosLombok, Kamis kemarin, (17/11).

Lalu Dami menjelaskan, kenaikan ataupun penurunan harga merupakan hal yang biasa, karna di sana berlaku hukum pasar, selama harga tidak melebihi harga standar jadi wajar-wajar saja.

“Kalau kita temui adanya kenaikan harga yang jauh melampaui harga yang sudah di tetapkan baru kita tindak,”tegasnya.

Adapun yang perlu diingat kata lalu Dami, jika ada peningkatan stok barang pastinya akan mempengaruhi harga, namun, pihaknya tidak bisa memperkirakan berapa kenaikan ataupun penurunan harga tersebut.

“Karena kita nunggu juga ketika orang menjual nanti di pasar baru kita bisa hitung berapa kenaikannya,” Jelasnya.

Lalu dami menegaskan bahwa sampai saat ini, walaupun musim hujan harga barang di kabupaten Lombok Timur masih standar, dan pihaknya akan terus mengatensi terkait kestabilan harga, akan tetapi terkai produksi dan kwalitas barang terutama barang-barang hasil pertanian itu merupakan bagian dari dinas pertanian.

“Karena produksi tanam menanam kan urusan dinas Pertanian, namun ketika sudah berwujud barang, dan sudah di pasarkan sehingga ada transaksi itu yang kami pantau,” terangnya.

Lalu Dami berharap, semua komoditi yang ada di kabupaten Lombok Timur tetap stabil, supaya kenaikan BBM beberapa waktu yang lalu tidak terlalu memiliki dampak, yang berpengaruh terhadap inflasi di daerah.

“Namun saat ini, yang paling berpengaruh pada inflasi di daerah berdasarkan info saat kita melakukan zoom meeting beberapa waktu yang lalu dengan pusat yaitu Komoditi beras,” pungkasnya

(arul/ PorosLombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU