(PorosLombok.com) – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Lombok Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam meringankan beban masyarakat prasejahtera.
Kali ini, penyaluran bantuan dilakukan melalui program BAZNAS Lombok Timur SMART yang mengusung prinsip Santun, Mapan, Amanah, Responsif, dan Transparan.
Penyaluran bantuan yang berlangsung serentak di 21 kecamatan ini menelan total dana sebesar Rp246.400.000. Seluruh pimpinan dan kepala bagian BAZNAS Lombok Timur langsung terjun ke lapangan untuk memastikan bantuan sampai tepat sasaran.
Ketua BAZNAS Lombok Timur, H. Muhammad Kamli, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah melalui BAZNAS. Menurutnya, verifikasi ketat menjadi kunci agar dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang diterima benar-benar dirasakan manfaatnya oleh mustahik.
“Kami ingin memastikan bahwa dana ZIS yang dititipkan kepada BAZNAS benar-benar sampai kepada mereka yang berhak,” ujar H. Muhammad.
Bantuan tersebut dibagi ke dalam lima bidang utama. Pertama, bidang kesehatan melalui program “Sehat Bersama BAZNAS Lotim” dengan alokasi Rp174.800.000.
Dana ini digunakan untuk pengobatan lanjutan dan bantuan kursi roda, dengan penyerahan dilakukan baik di kantor camat maupun langsung di rumah mustahik.
Bidang kedua adalah ekonomi melalui program “Masyarakat Mandiri Sejahtera”, yang menyalurkan bantuan modal untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) senilai Rp6.000.000. Bantuan ini diharapkan dapat mendorong kemandirian ekonomi masyarakat penerima.
Sementara itu, bidang sosial kemanusiaan melalui “Tanggap Peduli Sesama” menyalurkan Rp33.100.000 untuk santunan anak yatim dan lansia, penyediaan air bersih di wilayah Jerowaru, serta berbagai bantuan sosial lainnya.
Bidang keagamaan dan advokasi, dengan program “Lombok Timur Religius”, menyalurkan total bantuan sebesar Rp32.500.000. Dana ini diperuntukkan bagi kegiatan hari besar Islam, bantuan TPQ, mushalla, dan kegiatan keagamaan lainnya.
H. Muhammad menambahkan, sebelum disalurkan, tim BAZNAS telah melakukan survei lapangan dan verifikasi data ketat. Hal ini bertujuan agar setiap penerima bantuan benar-benar layak dan tepat sasaran.
“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban keluarga dan segera diberikan kesembuhan oleh Allah SWT,” kata H. Muhammad.
Selain menyalurkan bantuan, BAZNAS Lombok Timur terus mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran sosial dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi.
Dengan meningkatnya partisipasi, diharapkan lebih banyak keluarga prasejahtera yang dapat terbantu, tidak hanya di bidang kesehatan, tetapi juga pendidikan, ekonomi, dan sosial kemanusiaan.
“Dengan meningkatnya partisipasi, semakin banyak keluarga prasejahtera yang dapat terbantu di berbagai sektor,” pungkas H. Muhammad.
(Redaksi/PorosLombok)














