PorosLombok.com, LOTIM –
Untuk menghadapi jika terjadi resesi Ekonomi tahun 2023, Bupati Lotim HM Sukiman Azmy, sudah mempersiapkan langkah-langkah dalam menghadapinya, mengingat Pemerintah Pusat menghimbau kepada semua daerah untuk waspada tentang hal tersebut.
Resesi adalah dimana kondisi ekonomi negara sedang memburuk. Hal itu terlihat dari Produk Domestik Bruto (PDB) negative, pengangguran meningkat, hingga pertumbuhan ekonomi riil bernilai negatif selama dua kuartal berturut-turut
“Masalah resesi ini sudah di Warning oleh RI Satu, dan sesuai dengan amanah dari Pemerintah Pusat, makanya kemarin kita melaksanakan rapat koordinasi terkait Inflasi dan sebagainya,” ucap Bupati Sukiman saat dikomfirmasi PorosLombok usai mengikuti rapat Paripurna di DPRD, Rabu kemarin (03/11).
Adapun langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mengadapi resesi ini kata bupati Sukiman, bagaimana terus menggerakkan roda ekonomi masyarakat, dengan cara memperbanyak Kelompok Usaha bersama (KUBE), dan beberapa usaha UMKM lainnya.
“Nanti kita akan kasih kelompok-kelompok ini bantuan baik Subsidi Kube, Kur, kemudian bantuan modal usaha, dan bansos,” terangnya.
Bupati mengungkapkan untuk dana Bansos, tahun 2023, Lotim sudah menyiapkan anggaran 27 Milyar untuk masyarakat, hal ini juga merupakan sebagai upaya jika terjadi resesi, untuk bantuan beras, sembako dan sebagainya,
“Jadi kita akan terus siaga dari sekarang, namun mudah-mudahan resesi ekonomi tidak terjadi, dan walaupun terjadi kita sudah siapkan langkah-langkah dari sekarang,” pungkasnya.
(Arul/ PorosLombok)
















