close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Exclusive Content:

Temukan Indikasi Kejanggalan Pemilu DPD Dapil NTB, Tim ASA Lapor ke Bawaslu

Mataram,PorosLombok.com | Tim Calon anggota DPD RI Achmad Sukisman...

Meneropong Capain PAD Bapenda Lotim dari Beberapa Sisi, Meningkatkah?

LOTIM - PorosLombok.com | Capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD)...

Berdasarkan D1 Hasil Rekapitulasi, Nama Dedy Botak Nangkring di Urutan Pertama

LOTIM - PorosLombok.com | Salah satu Caleg muda potensial...

DPO Spesialis Curas di Kopang Diringkus

LOTENG,Poroslombok.com – Unit Reskrim Polsek Kopang Polres Lombok Tengah Polda Nusa Tenggara Barat meringkus buronan kasus pencurian dengan kekerasan (curas) di Dusun Prantap, Desa Muncan, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah, Jumat (19/3).

Kapolsek Kopang AKP Suherdi, Sabtu (20/3), mengatakan, penangkapan tersangka AA (31), warga Dusun Prantap, Kecamatan Kopang berdasarkan informasi masyarakat.

Baca Juga :  Regenerasi Atau Lanjutkan! Kontestasi Musda - V IJTI NTB Diprediksi Diikuti 5 Calon Ketua

“Diinformasikan, tersangka yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sedang nongkrong di pinggir jalan dekat rumahnya,” kata Suherdi.

Tim yang dipimpin Kapolsek Kopang AKP Suherdi langsung bergerak cepat menangkap tersangka AA tanpa perlawanan.

Kapolsek menjelaskan, tersangka bersama 2 orang rekannya dilaporkan korban melakukan aksi perampokan pada Agustus 2020. Satu orang tersangka atas nama SG sebelumnya berhasil ditangkap Tim Puma Polres Lombok Tengah pada Kamis (18/3) berikut barang bukti satu unit HP Samsung warna Silver milik korban

Baca Juga :  Inspiratif! Kisah Pedagang Bakso di Lombok Tengah yang Sukses Jadi Juragan

“Sedang tersangka yang satuan masih dalam proses pengejaran,” ungkapnya.

Ia menambahkan, modus operandi perbuatan para pelaku itu dengan cara membongkar rumah memakai pisau dan besi, mengambil barang barang berharga.

Dari hasil pemeriksaan, para pelaku melakukan aksi kejahatannya lebih dari 3 kali. Saat ini petugas masih melakukan pengembangan.

“Atas perbuatannya, para pelaku dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman penjara paling lama 12 tahun,” imbuh Kapolsek. (*)

TERPOPULER

advertisement

spot_img
Berita terbaru