Intip Kegiatan Pelatihan di LLK Selong, Cetak Tenaga Terampil Siap Kerja

LOTIM – PorosLombok.com | UPTD Loka Latihan Kerja (LLK) Selong mempunyai tugas membantu Dinas dalam melaksanakan kegiatan teknis operasional dan/ atau kegiatan teknis penunjang di bidang pelatihan dan keterampilan kerja berbasis kompetensi.

Secara umum, LLK memiliki tugas pokok mencetak pengangguran menjadi tenaga siap kerja dengan memberikan berbagai macam pelatihan berdasarkan kejuruan yang ada, tentu dengan dukungan anggaran dari berbagai sumber.

Fajeri, SH Kepala LLK Selong

Kepala LLK Selong Fajeri, SH mengungkapkan, pada semester pertama tahun 2023 pihaknya telah melatih sebanyak 288 orang yang terbagi dalam 18 paket. Setiap paket terdiri dari 16 orang.

“Jadi di semester pertama kami sudah melatih 288 orang yang didanai APBN melalui Kemnaker. Dan sudah kami selesaikan pada triwulan kedua, yaitu awal bulan Mei 2023,” ungkap Fajeri di Selong, Rabu (5/7/23), kemarin.

Setelah itu, lanjut dia, LLK akan melaksanakan amanat untuk mencari PAD dengan membuka program pelatihan swadana sebanyak dua kelas, atau sebanyak 32 orang. Setiap kelas terdiri dari 16 orang peserta.

Selain itu, beber dia, pihaknya secara konsisten terus menerus dengan pola jemput bola untuk menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, baik swasta, pihak ketiga, maupun dengan instansi pemerintah.

Hasilnya, dalam waktu dekat LLK akan melakukan MoU dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang akan melakukan pemagangan program G to G Indonesia dengan Jepang, dengan jumlah peserta sebanyak 36 orang.

“Daftar nama siswa dan dokumennya sudah kami terima. Insyaallah hari Jumat minggu ini kita tandatangani MoU, dan latihannya kita akan mulai hari Senin pekan depan,” ujar dia.

Selanjutnya, sambung dia lagi, Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida), juga rencananya akan menjalin kerja sama dengan LLK Selong untuk melaksanakan uji kompetensi bidang pemesinan bubut, sebanyak 16 siswa.

“Jadi, dari hasil komunikasi kami kenapa sampai ke sini, karna dari hasil evaluasi beliau (kepala badan-red) Alhamdulilla LLK ini dianggap layak sama beliau,” paparnya.

Kemudian agenda selanjutnya yang akan dilaksanakan LLK Selong adalah program pelatihan yang bersumber dari dana Pokir Dewan sebanyak 7 paket, yang akan dilaksanakan di Desa Anjani dan Suralaga.

Terakhir, Fajeri mengutarakan bahwa baru-baru ini dirinya selaku kepala LLK telah mengikuti rapat koordinasi teknis (Rakortek) di Bandung, dalam rangka membahas rencana kerja tahun 2024, mendatang.

Menariknya, pada pembahasan itu dapat dipastikan pada tahun 2024 LLK Selong akan mendapatkan anggaran/ kegiatan dua kali lipat lebih banyak dari tahun 2022.

“Dengan berbagai alasan yang kita sampaikan kemarin, maka dari Kementerian menerima seluruh usulan kita sesuai dengan Training Need Analysis (TNA) kita. Jadi, potensi daerah kita ini kita sampaikan sesuai analisa kita di semua desa,” tandasnya.

Sebagai tambahan informasi, pada tahun 2022 lalu, LLK Selong mendapatkan program pelatihan sebanyak 18 paket. Artinya, pada tahun 2024 nanti LLK Selong akan mendapatkan sebanyak 32 paket pelatihan.

(PL/anas)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bank NTb

TERBARU