PorosLombok.com — Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumbawa resmi menjalin kolaborasi strategis dengan PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) untuk memperkuat proteksi sektor bisnis di Kabupaten Sumbawa, Jumat (10/4/2026).
Kesepakatan ini mencakup perlindungan komprehensif bagi proyek konstruksi maupun non-konstruksi guna mengantisipasi berbagai risiko kerugian di lapangan secara efektif.
Ketua Kadin Sumbawa, Eddy Susanto M. Yaqkub mengatakan, kerja sama ini menjadi langkah krusial dalam memberikan jaminan keamanan di tengah ketidakpastian ekonomi global yang kian dinamis.
Langkah tersebut diambil agar para pelaku usaha di wilayah tersebut memiliki daya tahan yang lebih kuat saat menghadapi kendala teknis maupun non-teknis yang tidak terduga.
”Intinya kita bentuk kerja sama ini untuk sama-sama saling mem-backup di semua lini yang berkaitan dengan asuransi,” ujarnya.
Pihaknya menegaskan bahwa skema proteksi ini dirancang tidak hanya untuk mengamankan fisik proyek, namun juga menyentuh aspek kesejahteraan para pekerja lokal.
Eddy Susanto M. Yaqkub menegaskan, keselamatan kerja bagi buruh dan teknisi di Sumbawa menjadi prioritas utama agar mereka bisa bekerja dengan tenang dan produktif.
Upaya ini dipandang sebagai bentuk tanggung jawab organisasi terhadap peningkatan taraf hidup dan perlindungan hak-hak dasar tenaga kerja di seluruh sektor industri.
”Kita selalu melihat sisi bagaimana pekerja yang ada di Sumbawa itu sejahtera, terjamin keselamatan kerjanya,” tegasnya.
Keunggulan Produk Surety Bond Askrindo
Perusahaan asuransi pelat merah tersebut menyambut positif inisiatif Kadin sebagai pintu masuk untuk memperluas jangkauan layanan melalui program inovatif bertajuk Askrindo Connect.
Pihak manajemen berkomitmen mempermudah akses bagi pengusaha dan kontraktor di Sumbawa yang selama ini sering terkendala jarak pusat layanan di Pulau Lombok.
Pimpinan Cabang Askrindo Mataram, Arya Indrajati menjelaskan, produk unggulan yang disiapkan meliputi Surety Bond, Bank Garansi, hingga asuransi kecelakaan kerja serta alat berat.
Layanan ini diklaim mampu memberikan kepastian hukum dan finansial bagi pelaksanaan proyek pemerintah maupun swasta agar selesai tepat waktu sesuai kontrak kerja.
”Asuransi tersebut untuk menjamin proyek yang dikerjakan kontraktor agar dapat diselesaikan dengan baik,” katanya.
Askrindo menjanjikan nilai tambah bagi mitra melalui dukungan penuh negara sebagai perusahaan BUMN yang telah menerapkan sistem digitalisasi dalam setiap layanannya.
Arya Indrajati menambahkan bahwa seluruh proses administrasi mulai dari pengajuan hingga klaim kini bisa dilakukan secara daring sehingga lebih transparan dan efisien.
”Prosesnya akan lebih mudah, cepat, dan murah,” tambahnya.
Manajemen optimis dapat menguasai minimal 30 persen pangsa pasar asuransi proyek di Sumbawa pada tahap awal implementasi kerja sama strategis ini.
Target tersebut dianggap realistis mengingat potensi pembangunan daerah yang terus berkembang pesat seiring dengan meningkatnya iklim investasi di wilayah setempat.
”Tahap awal kita bisa mendapatkan pasar minimal 30 persen dari semua proyek yang ada di Sumbawa,” pungkasnya.*
















Tapi sulit untuk proyek swasta dan persyatan ruwet di Askrindo, pernah mengalaminya bosssku, akhirnya dengan Cara 100 % colleteral nya, dsn itu juga butuh 2 hari