POROSLOMBOK.COM, LOTIM –
Usai dilantik jadi Kepala Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kabupaten Lombok Timur beberapa waktu yang lalu, Muksin,SKM akan berupaya untuk memenuhi target yang sudah ditetapkan. Namun ia mengaku dampak Pandemi Covid-19 masih berdampak dalam upaya mewujudkan target tersbut.
Demikian yang diungkapkannya kepada PorosLombok saat ditemui diruang kerjanya, Jumat Kemarin (30/09).
Dikatakannya situasi saat ini memang masih dalam cost major, (Biaya Utama-red) dan tentunya hal tersebut tidak bisa dihindari, akan tetapi dirinya tetap berkomitmen untuk terus berbuat, dengan memotret potensi-potensi yang ada.
“Karena kita mempunyai potensi yang cukup banyak untuk dikelola, sehingga pergerakan kita untuk meningkatkan tangkapan PAD ini, cukup terarah,” ucapnya
Sebagai Instansi pengumpul PAD tentunya Bapenda akan berusaha mencapai target terutama pada tri Wulan Ke- III ini, walaupun pada Tri Wulan Ke-II tidak bisa mencapai target. Setidaknya di tiga bulan kedepan ini kata Muhsin menjadi sebuah beban, mengingat puncak untuk mencapai sisa target pada triwulan pertama dan ke-dua.
“Kami di Bapenda akan terus merespon dan memonitor semua OPD penghasil PAD, dan mengingatkan Pimpinan OPD untuk berupaya lebih maksimal,”tandasnya.
Ia juga mengungkapkan dalam hal pengawasan capaian PAD, Bapenda sudah memiliki sistem yang berbasis online, yang bernama SEMPAD (Sistem Informasi Pendapatan Daerah) sehingga pihaknya tetap intens melakukan monitoring setiap bulannya, dan sistem inipun dapat di akses oleh semua bagian baik pimpinan OPD, para kepala Bidang dan Pimpinan Daerah.
“Semoga dengan adanya kerjasama yang baik, dan ikhtiar bersama sehingga capaian PAD Lotim dapat segera memenuhi target,” pungkasnya.
(Arul/ Poroslombok)
















