PorosLombok,com, LOTIM –
Sungguh tak disangka nasip USMAN Als. Amaq NIS, (42) tahun warga Dusun Bale Blek Desa Wanasaba Lauk Kec. Wanasaba Kab. Lotim, harus meregang nyawa diduga karena sambaran petir saat bekerja di sawah.
Kejadian ini terjadi areal persawahan yg terletak di Subak papak orong baru dara desa Mamben lauk kec. Wanasaba Kab. Lotim. sekitar Pukul 13.30 pada Selasa, (08/11).
adapun Kronologis kejadian ini berawal saat korban berangkat ke sawah milik saudara SYARIPUDIN, (46) tahun, yang berlokasi di subak papak orong batu dara desa sekitar pukul 12. 30 WITA. Korban ke sawah tersebut dalam rangka mengawasai para pekerja (buruh tani) yang sedang bekerja menanam bibit padi, karena korban bekerja sebagai pesuruh dari pemilik sawah tersebut ( korban sebagai penyakap sawah tersebut).
Sekitar pukul 13.30 WITA, korban membentangkan tali sipat di tengah sawah tersebut sebagai pembatas dari lahan sawah yang akan di tanami padi, dimana saat itu kondisi cuaca dalam keadaan Gerimis.
Pada saat itulah datang petir dan menyambar Korban. Pekerja yg melihat korban tersungkur tdk sadarkan diri langsung membawa korban ke Puskesmas. Saat korban tiba di Puskesmas Wanasaba, korban di nyatakan meninggal dunia.
Kapolres Lombok Timur melalui Kasi Humas IPTU Nicolas Oesman membenarkan hal tersebut, ia menjelaskan bahwa Korban tersambar di perkiraan Karena menggunakan tas selempang taruh di bagian dada korban dan di dalam tas selempang tersebut terdapat satu buah handphon dan sejumlah uang sehingga Sambaran petir tersebut mengarah ke arah dada korban.
“Terhadap diri korban tidak dilakukan otopsi karena keluarga menolak, mengingat apa yg menimpa korban adalah murni musibah yg tidak bisa di hindarkan,”ucap nikolas
Dari kejadian ini sambungnya, korban mengalami luka bakar di bagian dada kemudian meninggal dunia, dan 1 buah handphon tas selempang milik korban rusak.
“Alhamdulillah sampai saat ini situasi TKP aman dan terkendali,” pungkasnya.
(Red)
















