POROSLOMBOK –
1. Celilong
Celilong merupakan kue khas lombok dari berbagai jenis kue lainnya yang dibuat dari ubi jalar dan hampir tak dapat ditemukan lagi pada masyarakat.
Celilong sendiri dibuat dengan cara memarut ubi, kemudian menambahkan sedikit garam dan gula secukupnya. Setelah itu parutan ubi dikemas dengan daun pisang berbentuk potongan pipa tabung lingkaran. Selanjutnya celilong dalam kemasan yang cukup banyak dimasukkan dalam kuali dan dimasak baik langsung ataupun cara dikukus.
Jajanan khas celilong sendiri memiliki banyak versi, ada juga masyarakat yang menggantikan ubi jalar dengan ubi kayu dengan nama yang berbeda, sebut saja kue naga dan bila diisi dengan parutan labu namanya sumping.
2. Kelepon

Klepon atau kelepon adalah sejenis makanan tradisional atau kue tradisional Indonesia yang termasuk ke dalam kelompok jajanan pasar. Makanan enak ini terbuat dari tepung beras ketan yang dibentuk seperti bola-bola kecil dan diisi dengan gula merah lalu direbus dalam air mendidih.
Kue klepon diperkenalkan oleh imigran Indonesia kepada masyarakat Belanda sejak tahun 1950-an. Wajar saja, jika kita akan menemukan kue ini di beberapa restoran Cina, Belanda, dan Indonesia yang disebutkan dalam buku “Indisch Ieven in Netherland” (2006) yang ditulis oleh J. M. Meulenhoff.10 Des 2020
Walaupun ukurannya mungil, tetapi satu buah klepon ternyata mengandung sekitar 100–120 kalori lho. Jadi, bila kamu mengonsumsi 4 butir klepon saja dalam sekali makan, maka total kalori yang kamu dapatkan adalah sekitar 400 kalori
Klepon biasanya memiliki rasa manis di dalamnya. Klepon yang ini berbeda. Tekstur dan rasa unik salted egg akan memberi kejutan rasa yang menarik perhatian.
3. Serabi

Serabi merupakan jajanan pasar tradisional yang berasal dari Indonesia. Serabi berasal dari bahasa Jawa yang berinduk dasar dari kata “rabi” yang dalam bahasa Jawa berarti “kawin”. Mungkin karena proses pembuatannya yang cukup sebentar dan tidak terlalu lama maka orang Jawa menyebutnya dengan kata “Serabi”
Konon, kuliner tradisi Jawa Barat tersebut sudah ada sejak 1923. Dalam sejarahnya, serabi berasal dari bahasa sunda yaitu “sura” yang artinya besar. Serabi sering disebut mirip dengan pancake yang berasal dari Belanda.
Ada dua rasa yang dimiliki oleh camilan ini. Pertama serabi manis yang ditambahkan kinca atau gula merah cair. Kedua, serabi asin yang ditaburi oncom di atasnya.
4. Lupis

Kue lupis terbuat dari beras ketan putih yang dikukus menggunakan bungkusan daun pisang. Aromanya khas, sehingga menggugah selera banget.
Belum lagi dengan adanya saus gula merah, dijamin makin lezat. Biar kamu bisa makan sampai puas, coba deh bikin sendiri di rumah. Kue Lupis ini biasanya akan banyak dicari ketika bulan Puasa yang dijadikan sebagai menu berbuka dan bisa dicampur dengan kolak pisang dan lain-lain.
(Arul | Poroslombok)


















