Lombok Tengah, Poros Lombok – Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi Gerindra, Hj Lale Syifaunnufus, menekankan pentingnya peran legislator dalam menangani urusan masyarakat bawah saat reses di Praya, Senin (10/2).
”Urusan di komisi kami memang sangat bersentuhan dengan kebutuhan rakyat kecil secara langsung,” ujarnya.
Sektor pendidikan agama serta permasalahan sosial diprioritaskan oleh legislator asal Nusa Tenggara Barat tersebut agar segera mendapatkan perhatian serius dari pemerintah pusat.
”Apalagi di Dapil ini banyak madrasah, guru, serta santri yang butuh saluran tangan kita,” jelasnya.
Cucu pahlawan nasional ini menilai bahwa keberadaan tenaga pendidik maupun siswa sekolah keagamaan wajib didukung lewat penyediaan fasilitas penunjang yang jauh lebih memadai.
”Kondisi geografis daerah kita menuntut adanya manajemen kebencanaan yang jauh lebih tangguh dan terintegrasi,” katanya.
Risiko tinggi fenomena alam yang sering mengancam keselamatan warga di berbagai titik rawan turut disoroti oleh politisi perempuan tersebut guna meminimalisir dampak kerugian.
”Maka mitra yang ada adalah Kementerian Haji, Sosial, Agama, BNPB, Pemberdayaan Perempuan dan Anak, BWI, hingga Baznas,” ungkapnya.
Kolaborasi strategis bersama sejumlah kementerian maupun lembaga negara terkait sebagai mitra kerja operasional lapangan terus diperkuat oleh pihak legislatif demi sinkronisasi program.
”Badan Pengelola Keuangan Haji juga dilibatkan karena memiliki tanggung jawab besar dalam mengelola dana haji,” sebutnya.
Upaya optimalisasi penanganan kemiskinan serta peningkatan mutu edukasi diharapkan dapat berjalan tepat sasaran bagi masyarakat luas yang selama ini membutuhkan bantuan nyata pemerintah.
(Poros Lombok)
















