PorosLombok.com — Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Lombok Timur resmi memiliki nakhoda baru untuk masa khidmat 2026-2027. Ikhwan Nawadi Najar terpilih memimpin organisasi kemahasiswaan tersebut setelah memenangi persidangan yang berlangsung dinamis di Balai Latihan Kerja Selong, Minggu (26/7/2026).
“Proses persidangan berjalan lancar dan mencerminkan semangat demokrasi yang tinggi di tubuh kader,” ujar Ketua Panitia Konfercab PMII Lombok Timur, Ahmad Ridwan.
Ikhwan Nawadi Najar berhasil mengamankan kepemimpinan PMII Lombok Timur setelah mengantongi sembilan suara. Ia mengungguli pesaing ketatnya, Muhammad Baihaqi, yang harus puas memproleh tujuh suara dalam pemungutan suara yang berlangsung sengit tersebut.
“Selisih angka yang tipis ini membuktikan kedua kandidat sama-sama memiliki basis dukungan yang kuat,” jelasnya.
Ajang Konfercab tahun ini mengusung tema Manifesto PMII, Gerakan Berkelanjutan Mengawal Lombok Timur Berkeadilan. Forum tertinggi tingkat cabang tersebut menjadi arena krusial bagi seluruh kader untuk merumuskan arah gerak dan strategi kepengurusan selama satu periode ke depan.
“Tema ini kami angkat untuk menegaskan komitmen pengawalan terhadap isu-isu keadilan di daerah,” katanya.
Kemenangan Ikhwan menjadi angin segar bagi perjalanan PMII Lombok Timur dalam menghadapi tantangan zaman. Kepemimpinan baru ini memikul harapan besar untuk membawa perubahan nyata melalui berbagai program strategis yang berdampak langsung bagi kemajuan organisasi.
“Kami optimistis nakhoda baru mampu membawa angin segar bagi penataan organisasi ke depan,” tuturnya.
Fokus utama kepengurusan Ikhwan mengarah pada penguatan sistem kaderisasi secara berjenjang di seluruh komisariat. Ia berkomitmen meningkatkan kapasitas intelektual para kader agar lebih siap menjawab dinamika sosial dan pembangunan di Kabupaten Lombok Timur.
“Kaderisasi berjenjang harus tetap berjalan kokoh demi menjaga regenerasi kepemimpinan yang berkualitas,” kata Ketua PC PMII Lombok Timur Terpilih, Ikhwan Nawadi Najar.
Peningkatan wawasan kritis dan integritas kader menjadi pilar utama yang akan diperjuangkan Ikhwan selama masa jabatannya. Langkah tersebut diambil agar mahasiswa tidak sekadar menjadi penonton, tetapi hadir memberikan solusi konkret bagi permasalahan masyarakat setempat.
“Mahasiswa harus hadir memberi dampak nyata dan kontribusi positif bagi kemajuan daerah,” tegasnya.
Selain pembenahan internal, Ikhwan juga berniat memperluas jaringan kemitraan strategis PMII dengan pelbagai elemen masyarakat. Pendekatan kolaboratif dinilai penting agar gagasan serta pemikiran kritikal para kader dapat tersalurkan secara optimal kepada pemangku kebijakan.
“Sinergi dengan berbagai pihak akan melipatgandakan daya jangkau gerakan yang kami bangun,” ucapnya.
Langkah kepemimpinan anyar ini sekaligus menandai komitmen PMII Lombok Timur untuk terus mengawal kebijakan publik secara konsisten. Pengawasan yang independen dan berbasis data akan menjadi ciri khas gerakan mahasiswa dalam menyuarakan aspirasi rakyat.
“Kami akan terus menjadi benteng terdepan dalam menyuarakan keadilan bagi warga Lombok Timur,” pungkasnya.*

















