Sekda Lotim, Ikuti Seminar Rencana Proyek Perubahan, untuk Wujudkan Digitalisasi Adminduk

Poroslombok.com, LOTIM –

Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur Drs HM.Juaini Taofik,M.AP ikuti seminar Rencana Proyek Perubahan, dengan mengangkat tema “Kolaborasi Kepemimpinan Digital Dalam Rangka Tuntas Adminduk di Kabupaten Lombok Timur”.

Dosen penguji dalam seminar yakni Andy Fefta, Ph D Dekan FIA Universitas Brawijaya, bertempat di BPSDM Jawa Timur, Kota Surayabaya pada Rabu kemarin. (05/10).

Sekda yang juga selaku Ketua Angkatan Pelatihan Kepemimpinan Angkatan 24 BPSDM Jatim menerangkan bahwa Point dalam pelatihan ini untuk mewujudkan visi Bupati dan Wakil Bupati Lotim yakni Adil, Sejahtera dan Aman ( ASA).

“Alhamdulillah sesi Seminar sudah Kami lewati, Minggu depan Kembali Aktif di Lombok Timur,” ucap sekda saat dikonfirmasi via telpon, Kamis (06/10).

Adapun untuk concern Bupati yaitu terhadap pemenuhan Pelayanan Kebutuhan dasar Masyarakat Lotim, kerena saat ini masih terkendala dengan pendataan dan belum tuntasnya Adminduk.

Pria yang juga dipanggil kak ofik ini menjelaskan melihat Lombok Timur yang mempunyai jumlah Penduduk terpadat di NTB, tentu merupakan tentangan untuk membuat sebuah inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan khususnya dalam memastikan satu data kabupaten.

“Upaya membentuk UPT di 21 Kecamatan tidak secara langsung dapat menuntaskannya, dibutuhkan Kolaborasi antar OPD dan Dukungan Pemerintah Desa dan Pelibatan aktif masyarakat,”ucapnya.

Salah satu bentuk konkritnya dalam upaya mewujudkan hal tersebut kata kak Ofik, yakni dengan meluncurkan Aplikasi Pelayanan Adminduk via Online yang dikenal dengan BAKSO.

“Alhamdulillah pak Bupati menerima inovasi ini dan mendukung pengembangannya sampai tahun 2023,” tandasnya

Saat ini program BAKSO sudah berbasis web dan dalam proyek perubahan dan kedepannya akan mengarah ke basis android sehingga masyarakat bisa mengaksesnya via android ( smary phone). Walaupun BAKSO sekarang ini hanya berbasis desa.

“Kedepanya kita akan perluas pada beberapa OPD seperti Dikbud untuk murid, Rumah Sakit Daerah, DinSos dan beberapa OPD lainya,” pungkas Sekda.

Hadir pada seminar ini Coach ( WI BPSDM Jatim, Mentor Bupati dan Dosen Penguji Dekan FIA Brawijaya Malang.

(Arul/ Poroslombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU