PorosLombok.com• LOTIM-
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi NTB Dr Aidil Purqon mendapatkan kejutan yang sangat luar biasa dari SMKN 1 Sikur, Lombok Timur, karena di hari ulang tahun Ke-14, Sekolah ini melaunching sebuah buku yang berjudul “Sang Pendobrak Dunia Pendidikan NTB, Dalam Bingkai Media Massa, Antara Idealis dan Realistis”
Buku ini dipersembahkan untuk Kepala Dinas Dikbud NTB, yang berisikan rangkuman prestasi-prestasinya selama menjabat sebagai kepala dinas Dikbud.
Buku ini disusun oleh salah satu guru SMKN 1 Sikur Burhanul Aqli, S.Pd .M.Pd yang bertujuan untuk memberi inspirasi, dan agar masyarakat mengetahui inilah gambaran dunia pendidikan NTB saat ini dibawah Kepemimpinan Dr.Aidil Purqon.
“Buku ini di buat oleh beberapa guru, dengan mengambil beberapa sumber dari media massa, tentang terobosan-terobosan kepala dinas Dikbud NTB di dunia Pendidikan,” ucap burhanul beberapa waktu yang lalu, Sabtu (12/08)
Ia mengaku dunia pendidikan khususnya SMA/ SMK di NTB sejak dipimpin oleh Dr. Aidil Purqon mengalami begitu banyak perubahan dan kemajuan, baik dari segi kurikulum dan sebagainya, tak jarang para lulusannya mempunyai skill yang sangat luar biasa dan dapat bersaing di dunia kerja.
“Contoh kami di SMKN 1 Sikur sendiri sangat merasakan dampak dari hal itu, dari kwalitas siswa yang semakin meningkat dan sebagainya,” ungkapnya.
Dengan adanya buku ini nantinya tidak ada yang mengklaim hasil kerja Dr Aidil Puqon, selama memimpin dunia pendidikan di NTB, Sehingga generasi yang akan datang bisa mencontoh ide-ide tersebut, untuk mengambangkan kembali pendidikan.
“Kita berharap buku ini mampu menjadi Inspirasi untuk para pejuang pendidikan, mengingat pendidikan hal yang penting, dalam membangun bangsa ini, apalagi ditengah persaingan zaman yang begitu pesat,” pungkasnya.
Sementara itu kepala Sekolah SMKN 1 Sikur Hasbi, M.Pd menyampaikan, sangat mengapresiasi ide dari tim yang menyusun buku ini, apalagi bertepatan dengan Hari Ulang Tahun SMKN 1 Sikur yang Ke-14, tentu merupakan kado spesial untuk Kepala Dinas Dikbud NTB.
“Karena kalau kita kasih bapak kadis Cinderamata bliau mungkin sudah bosan karena hal yang biasa, namun jika sebuah buku tentu akan bisa dinikmati oleh para pejuang-pejuang pendidikan khususnya di NTB,” ucapnya.
Hasbi menjelaskan buku ini tidak di perjual belikan hanya untuk kalangan tertentu saja, namun dikhususkan untuk kalangan pendidikan, sehingga, kedepannya buku ini diharapkan akan mampu menumbuhkan semangat baru untuk memajukan dunia pendidikan NTB bagi yang membacanya.
“Jadi tidak ada niat kita untuk memperjual belikan buku ini, karena ini murni hanya untuk menghargai perjuangan pak Kadis, karena telah memajukan dunia pendidikan di NTB,” pungkasnya
(Arul/ PorosLombok)
















