PorosLombok.com — Wakil Ketua DPR RI Hj Sari Yuliati menyambangi lokasi bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Politisi pusat ini turun langsung menyerahkan bantuan logistik kepada masyarakat terdampak pada Sabtu (13/3/2026).
Legislator Senayan tersebut menggandeng keluarga besar Kosgoro 1957 dalam aksi solidaritas sosial demi meringankan beban warga. Sinergi ini memastikan distribusi kebutuhan pokok menjangkau seluruh korban yang kehilangan tempat tinggal akibat pergerakan tanah.
“Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan menjadi penguat harapan bagi seluruh warga terdampak,” ujar Hj Sari Yuliati.
Sari Yuliati mengapresiasi keteguhan jiwa para pengungsi yang tetap berupaya bangkit meski berada dalam situasi serba terbatas. Ia menilai semangat menata kembali kehidupan pascabencana merupakan modal utama bagi pemulihan ekonomi lokal di wilayah tersebut.
Wakil Ketua DPR RI Bidang Ekonomi dan Keuangan ini menegaskan komitmen parlemen untuk selalu hadir mendampingi rakyat di masa krisis. Dirinya ingin memastikan aspirasi terkait percepatan penanganan dampak bencana segera tersampaikan ke tingkat pusat.
“Kami menyaksikan langsung keteguhan dan semangat warga untuk bangkit serta menata kembali kehidupan mereka,” katanya.
Kegiatan kunjungan lapangan tersebut juga menjadi sarana untuk meninjau secara teknis kerusakan infrastruktur pemukiman warga Desa Pasirlangu. Data akurat dari lapangan akan menjadi acuan dalam pengawalan anggaran pemulihan wilayah yang mengalami kerusakan vital.
Eksistensi nilai kebersamaan dan kepedulian sosial menjadi fondasi utama dalam memperkuat ketahanan bangsa menghadapi tantangan alam yang ekstrem. Sari Yuliati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mempererat rantai solidaritas tanpa memandang latar belakang.
“Mari terus menebarkan kebaikan, mempererat solidaritas, dan bersama-sama membangun Indonesia yang lebih tangguh,” jelasnya.
Pemberian bantuan mendesak ini diharapkan mampu menutup celah pemenuhan pangan dan kebutuhan dasar harian para pengungsi di tenda darurat. Langkah konkret tersebut merupakan implementasi nyata dari fungsi pengawasan parlemen terhadap kesejahteraan rakyat di pelosok daerah.
Kehadiran rombongan memberikan dukungan moral yang sangat dibutuhkan guna memulihkan trauma psikologis para korban bencana tanah longsor. Sinergi lintas sektor dianggap menjadi kunci keberhasilan dalam mitigasi serta penanganan dampak bencana jangka panjang secara merata.
“Mari mempererat solidaritas dan bersama-sama membangun Indonesia yang lebih tangguh dalam menghadapi setiap tantangan,” pungkasnya.*















