Lombok Timur. Poroslombok – Tahapan penjaringan dan penyaringan bakal calon Kepala Desa di desa Jenggik kecamatan Terara telah sampai atau selesai mengikuti tes akademik pada Kamis (10/6) yang di laksanakan di Ballroom kantor Bupati Lombok Timur.
Sesuai dengan atauran Undang-Undang calon kepala desa maksimal terdiri dari 5 orang calon. Di desa Jenggik sendiri ada 6 bakal calon yang mendaftar. Setelah dilaksnakan tes akademik ada 5 calon kepala desa yang dinyatakan lulus sesuai dengan rangking nilai yang diperoleh.
Saat konfirmasi pada Sabtu (12/6) ketua panitia Pilkades Jenggik, Muniri, S.Pd. menjelaskan dari hasil rekap bobot penilaian yang meliputi penilaian pengalaman di lembaga pemerintahan, tingkat pendidkan yang dimiliki, golongan usia, jumlah dukungan dan hasil tes seleksi pengetahuan umum/tertulis didapatkan 5 calon yang dinyatakan lulus menjadi calon kepala desa Jenggik.
Adapun 5 orang calon kepala desa yang dinyatakan lulus yaitu :
1. Muhammad Izhar, S.H.
2. Lalu Hulfian, M.Pd.
3. Samsul Hadi, S.Ag.
4. Sulaiman
5. Sahabudin
“kan sesuai dengan aturan maksimal 5 calon, jadi setelah kita adakan rekap penilaian inilah 5 orang yang dinyatakan lulus sesuai perengkingan nilainya” jelas Muniri.
Lanjut Muniri, tahapan pilkades di jenggik tinggal menunggu penetapan dan pencabutan nomor calon kepala desa. Adapaun penetapan nama calon akan dilaksanakan pada tanggal 16 Juni 2021 sedangkan pengundian nomor calon akan dilaksanakan pada tanggala 17 Juni.
“InsyaAllah rencananya sesuai dengan regulasi yang ada, kalau tidak ada kendala penetapan nama calon dan pengundian nomor akan kami laksanakan nanti tanggal 16 dan 17 Juni” ucapnya.
Disinggung mengenai apakah ada gejolak atau keberatan dari bakal calon yang tidak lulus, Muniri menjawab sejauh ini belum ada keberatan dari bakal calon yang dinyatakan tidak lulus. Karena menurutnya selama ini Panitia sudah bekerja secara profesional sesuai dengan aturan atau regulasi yang ada.
“Sampai saat ini Alhamdulillah tidak ada yang keberatan atas hasil akhir dari rekapitulasi bobot penilain ini” jelasnya.
Selanjutnya Muniri berharap agar ajang pilkades ini sebagai suara pemersatu masyarakat. Walau masyarakat berbeda pilihan, tetapi jangan jadikan itu sebagai pemecah belah masyarakat.
“kami berharap semua unsur, baik Pemdes, BPD, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan unsur masyarakat lainnya, agar dapat memberikan kontribusi positif bagi penyelenggaraan Pilkades, sehingga nantinya Pilkades di desa Jenggik ini dapat berjalan aman, tertib dan lancar,” tutup Muniri.(Mr)

















