Dies Natalis, Bale Baca Hasanah di Wanasaba Lombok Timur Luncurkan Buku Perjuangan Literasi

LOTIM – Literasi membaca masih dianggap sepele bagi kebanyakan orang di NTB. Imbasnya, NTB saat ini berada di peringkat kedua terbawah dari 34 provinsi di Indonesia.

Banyak anak-anak muda negeri ini membentuk dan mendirikan lembaga dan organisasi atau komunitas. Kerja mereka fokus pada perbaikan literasi di NTB. Salah satunya di Wanasaba, Kecamatan Wanasaba Lombok Timur berdiri Bale Baca Hasanah (BBH).

Dalam acara perayaan Dies Natalis yang pertama berdirinya BBH, Founder BBH Rina Marwati mengungkapkan jejak juang yang masih panjang dalam memperjuangkan literasi baca.

“Memperjuangkan literasi baca bagi anak negeri tidak cukup sehari dua hari. Butuh proses yang berkesinambungan untuk itu,” ungkap Rina Sabtu, (7/8)

Lebih lanjut, Rina yang sekaligus menjabat sebagai Formatur Ketua Kmum Kohati BADKO Bali Nusra tersebut memiliki motto dalam memperjuangkan literasi di NTB, ‘Dicaci takkan gentar. Diapresiasi takkan melayang’

Dalam perayaan Dies Natalis BBH yang pertama tersebut, para pengurus juga meluncurkan buku. Ini menjadi rekam jejak berdirinya Bale Baca Hasanah Desa Wanasaba. Buku itu berjudul ‘Rentang Kisah Bale Baca Hasanah’

“Kami meminta para pengurus dan tutor di BBH untuk menulis kesan dan pesan mereka untuk BBH kedepannya. Ini juga menjadi kado ultah yang pertama bagi BBH,” beber Rina.

Di waktu yang bersamaan, Sekretaris Konsorium NTB Membaca Dr. Lalu Ari Irawan, SE, M.Pd mengungkapkan peran serta BBH yang dirasa sangat signifikan dalam peningkatan literasi anak-anak, khususnya di level lokal.

“Bale Baca Hasanah adalah salah satu solusi untuk menumbuhkan minat baca bagi anak – anak lokal. Sangat besar pengaruhnya,” jelas Irawan.

Ia juga mengungkapkan bahwa hasil survei literasi baca di NTB yang sangat memperihatinkan. Survei ini dilakukan sebelum pandemi Covid-19.

“Apakah orang tua dan masyarakat menjadikan ini sebuah perhatian. Hasil survei literasi di NTB, dari 4 anak, satu yang tidak bisa membaca. Itupun data sebelum pandemi. Bagaimana dengan setelah pandemi ini,” cetusnya saat mengisi talk show dengan tema ‘Inovasi Berbasis Literasi Di Era Industri’

Selain menyelenggarakan talk show, BBH juga menyelenggarakan banyak perlombaan edukasi. Perlombaan tersebut diselenggarakan sebagai acara untuk menyambut hultah BBH yang pertama. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bank NTb

TERBARU