LOMBOK TIMUR-Bagian kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Lombok Timur tahun 2021, mengelola dana hibah dan bansos sebesar 7 milyar, Dana tersebut diperuntukkan sebagai upaya mensejahterakan masyarakat melalui program penyaluran ke TPQ, Masjid, PAUD serta kepada Guru ngaji.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Lotim Inggu Hardi mengatakan, sebagian dana tersebut sudah dialokasikan sekitar 10 persen, salah satunya kepada guru ngaji sebesar 1,5 juta dan para imam masjid sebesar 6 juta tiap kecamatannya.
“Rata-rata penerima sebagian hibah dan bansos tersebut adalah mereka yang dari tahun lalu sudah mengajukan proposal,”katanya kepada Poros Lombok selasa 31 Agustus 2021.
Hardi menambahkan, sebelumnya dana hibah dikelola sepenuhnya oleh BPKD, kini ditangani oleh Kesra Setda Lotim, pun demikian dengan kesejahteraan sosial masyarakat dan juga bantuan berobat bagi masyarakat yang tidak mampu.
“Bagi masyarakat yang memang tidak mampu dan ada kewajiban berobat keluar daerah kami atensi secepatnya dengan terlebih dahulu mengajukan proposal,”ujarnya.
Lebih lanjut Hardi menjelaskan, dengan keterbatasan SDM, dirinya selalu mendapatkan pengajuan untuk dibantu dari LSM, Kawil, kemudian langsung diatensi oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat sendiri.
“Kadang-kadang banyak pengajuan untuk mendapatkan sentuhan dari pihak Desa dan LSM,”ujarnya.
Lebih jauh Hardi berharap, agar program kegiatan tersebut dimanfaatkan betul oleh penerima manfaat, dan yang proposalnya belum cair agar bersabar dulu, mengingat banyak sekali pengajuan yang ditangani.
“Semoga bantuan yang sudah disalurkan dimanfaatkan dengan baik oleh para penerima,”tutupnya (red)

















