POROSLOMBIK – Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmi kunjungi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dalam rangka Penandatanganan MOU kerjasama. senin (15/11)
Dalam kesempatan itu juga Bupati Sukiman menjadi dosen kuliah umum di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dengan judul “Integrasi SDGS RPJMD Kabupaten Lotim Tahun 2018 – 2023”. Senin (15/11).
Dalam kunjungan tersebut Bupati Lotim didampingi oleh beberapa pejabat Daerah yakni Kadis PMD Muhammad Hairi, M. Si., kadis Dikbud Ahmad Dewanto Hadi, MT., Staf Khusus Bidang Pendidikan Dr Fauzan MPd, serta Kepala Dinas Kesehatan Lotim, staf khusus bidang Kesehatan H Soebroto MKes, Kabag Umum Muhammad Takdir dan Kabag Kerjasama Hadi Fathurrahman.
Hadir juga pada acara tersebut Rektor, Pembantu Rektor dan Civitas akademika UMY.
Adapun MoU kerjasama yang ditandatangani oleh Bupati HM Sukiman dan Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta adalah dibidang pendidikan, pelatihan, pendampingan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM)
Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmi dalam materi kuliah umumnya memyampaikan gambaran umum kondisi daerah Kabupaten Lombok Timur.
Bupati sukiman menyebutkan Lombok Timur mempunyai jumlah penduduk terbesar di Nusa Tenggara Barat pada Tahun 2020 berjumlah 1.208.594 Jiwa.
Dijelaskan juga oleh orang nomor satu di Lotim ini Pertumbuhan Ekonomi/Laju pertumbuhan PDRB Kabupaten Lombok Timur periode 2015-2020 mengalami fluktuasi, dimana pada tahun 2015 pertumbuhan ekonomi Lombok Timur sebesar 5,93 persen menjadi 5,23 persen tahun 2016, tahun 2017 menjadi 6,25 persen dan tahun 2017 pertumbuhan ekonomi sebesar 3,36 persen, pada tahun 2019 sebesar 4,68 persen dan Tahun 2020 mengalami kontraksi akibat Dampak Covid 19 sebesar -3,10 persen.
“TPAK (Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja) Agustus 2020 sekitar 68,11 persen naik 2,48 persen dibandingkan Agustus 2019. TPT (Tingkat Pengangguran Terbuka) Agustus 2020 sebesar 4,17 persen naik 0,70 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2019. 65,01 60,56 63,8” tuturnya
Sambungnya lagi IPM tahun 2020 meningkat 0.11 persen. Penurunan penduduk miskin tahun 2020 lebih tinggi dibandingkan tahun 2019 (0,40 persen point) dan lebih tinggi dibandingkan rata-rata capaian dalam sepuluh tahun tahun terakhir (0,86 persen point).
“Visi– Misi RPJMD Lombok Timut yang adil, sejahtera dan aman” jelasnya
Pada kesempatan itu selain menyampaikan isu strategis pembangunan di Lotim Bupati Sukiman juga menyampaikan tujuan pembangunan Lotim tahun 2018-2023 Serta sasaran pembangunan tahun 2019-2023 diantaranya
1. Meningkatnya hasil pembangunan infrastruktur wilayah berdasarkan rencana secara berimbang pada bidang transportasi, energi, irigasi, air bersih, sanitasi, dan perumahan yang berwawasan lingkungan.
2. Meningkatnya kualitas sumber daya manusia melalui ketersediaan akses pelayanan kesehatan dan rujukan serta pendidikan yang bermutu, terjangkau sesuai kemampuan masyarakat.
3. Meningkatnya pertumbuhan ekonomi daerah dan masyarakat yang bertumpu pada pengembangan potensi lokal melalui sinergi fungsi-fungsi pertanian, peternakan, perikanan, kelautan, perdagangan , pariwisata, BUMD, Koperasi dan sumberdaya lainnya serta meningkatkan pendapatan daerah dan investasi.
4. Menurunnya Angka Kemiskinan melalui penurunan tingkat pengangguran, pemenuhan kebutuhan pangan dan pengentasan penyandang masalah kesejahteraan.
Agenda ke Yogya dijelaskan juga oleh Staf Khusus Bidang Pendidikan Lotim Dr Fauzan M Pd mengatakan, Bupati Lotim selama di yogyakarta adalah penandatanganan MoU dengan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta di samping memberikan kuliah umum kepada mahasiswa UMY.
“Bupati Lombok Timur, Bapak H. Muhammad Sukiman Azmi dalam kuliah umumnya menyampaikan Integrasi SDGS RPJMD Kabupaten Lotim Tahun 2018-2023, paparan beliau sangat baik dan mendapatkan apresiasi dari mahasiswa pascasarjana bidang Ilmu Pemerintahan UMY” terang Dr Fauzan MPd kepada awak media.(*)

















