Dirasa Kurang, Dikbud Lotim Upayakan Tidak Ada Pemangkasan Honorer

Lombok Timur. Poroslombok.com –

Adanya rencana Pemerintah Kabupaten Lombok Timur untuk memangkas atau tidak memperpanjang kontrak tenaga honorer di Lombok Timur menjadi perbincanagn hangat di setiap OPD.

Rencana pemangkasan sebagian tenaga Honorer ini dilakukan karena anggaran daerah tidak mencukupi untuk memberikan upah kepada tenaga honorer ini.

As’ad Sekdis Dikbud Lotim

Akan tetapi Dinas DIKBUD Lombok Timur berupaya tidak akan melakukan pengurangan terhadap Guru Honorer, hal ini dilakukan karena jumlah kebutuhan guru di Lombok Timur masih kurang.

“ InsyaAllah kita di Dinas Dikbud tidak ada pengurangan tenaga GTT dan PTT karena tenaga guru kita masih kurang” terang As’ad selaku Sekdis Dikbud Lotim.

Dijelaskan As’ad rasionalisasi ini dimaksudkan untuk mengurangi tenaga honorer di suatu OPD yang memiliki honorer berlebihan.

As’ad tidak menampik kalau sebagian besar tenaga honorer memang berada di Dinas Dikbud, akan tetapi tidak semua GTT dan PTT yang memiliki SK Honor Daerah di gaji dari APBD Lotim.

Sebagian besar dari tenaga honorer ini di gaji dari Dana BOS sekolah masing-masing dan sebagian di gaji dari APBD Lotim.

Masih menurut As’ad kekurangan tenaga guru di Lombok Timur karena banyaknya guru pensiun setiap tahun dan perekrutan tenaga PPPK belum bisa mencukupi kekurangan jumlah guru. (Erwin, PL)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU