LOTIM | Poroslombok –
Pemerinrah Kecamatan Lenek terus melakukan penguatan koordinasi dan komunikasi terhadap 10 Desa yang ada di wilayah itu, dalam rangka membentuk pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) di masing-masing Desa.
Sesuai arahan Ketua LPTQ Kabupaten Lombok Timur, Pemcam Lenek terus mendorong dan mendampingi 10 Desa yang ada di wilayahnya. Melalui musyawarah Rencana Kegiatan Pemerintah Desa (RKPDes) Pemcam mengingatkan seluruh Pemdes agar mensinkronkan semua kegiatan Desa dengan Kabupaten.
Demikian diungkapkan Camat Lenek, HM. Supriyadi, kepada poroslombok saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (31/01/22)
Terhadap rencana itu, kata Supriyadi menambahkan, semua Desa yang ada di Kecamatan Lenek sudah membentuk kepengurusannya masing-masing yang terdiri dari 17 orang anggota. Dari jumlah itu nantinya akan diketuai oleh Sekretaris Desa masing-masing.
“Secara ex-officio, otomatis yang menjadi ketua LPTQ di semua Desa adalah Sekdes,” tuturnya.
Tak hanya itu, lanjut dia, kegiatan MTQ yang sebelumnya tidak pernah dibiayai oleh Desa, pada tahun 2022 ini akan mulai dianggarkan dalam APBDes sesuai dengan plafon anggaran yang ada.
Salah satu Desa yang sudah menganggarkan kegiatan MTQ dari APBDes sebesar Rp. 25.000.000 adalah Desa Sukarema. Bahkan, berkat kegigihan Camat Lenek dalam melakukan pembinaan, Desa Sukarema menjadi Desa pertama yang sudah mengukuhkan pengurus LPTQ di Desanya.
“Alhamdulillah! Desa Sukarema berhasil memecahkan telur sebagai Desa yang pertama di Kabupaten Lombok Timur yang melantik/mengukuhkan pengurus LPTQ tingkat Desa,” sebutnya.
Sebagai informasi, pada tahun 2021 lalu Kecamatan Lenek berhasil menyabet 2 penghargaan tingkat Kabupaten pada ajang Lomba Keagamaan tersebut.
Dua penghargaan itu yakni, sebagai “Kecamatan Terbaik I” kategori paling aktif, inovatif dan kreatif Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXIX Kabupaten Lombok Timur.

Penghargaan lainnya adalah sebagai “Kecamatan Terbaik III” kategori paling lengkap struktur pengurus Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXIX Kabupaten Lombok Timur.
Sedangkan untuk lomba MTQ sendiri, Kecamatan Lenek harus puas sebagai juara umum ke-5 tingkat Kabupaten. Namun begitu, Camat Supriyadi tetap merasa bersyukur atas capaian yang telah diraih.
“Alhamdulillah, walaupun belum mendapat juara umum I, tapi kita sudah berhasil mendudukkan para peserta MTQ utusan Kecamatan Lenek masuk final dan juara harapan sebanyak 28 orang untuk semua jenis cabang lomba dan tingkatan,”tutupnya.
(anas/pl)

















