POROSLOMBOK,COM, LOTIM-
Jamaah dan Kader NWDI Mewarisi tradisi berorganisasi dari Almaghfurlah Maulana syekh TGKH Muhammad Zaenuddin Abdul Majid, Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum PB NWDI Tuan Guru Bajang Dr. TGKH Muhammad Zainul Majdi,MA pada acara Rakernas perdana NWDI. Sabtu (17/09).
Dijelaskannya warisan tradisi berorganisasi merupakan modal, karena tidak semua Guru, Ustad, bahkan tuan guru mewariskan kepada murid-murid ataupun kader-kadernya tradisi tersbut.
“Mungkin Tradisi bermadrasah, Tradisi bermajlis taklim, tradisi berpantai asuhan, banyak kita temukan, tapi tradisi berorganisasi, tidak semua bisa mewariskan, tentu ini merupakan modal kita,”ungkapnya.
Maka dari itu, TGB mengajak kepada jamaah untuk bersyukur, karena di NWDI semua sudah diajarkan untuk berorganisasi. Mengingat Organisasi merupakan suatu entitas yang dinamis bergerak namun tentunya harus menyesuaikan dengan tuntunan agama.
“Walaupun ada juga tuntunan zaman yang harus kita sesuaikan, tapi kita sudah diajarkan untuk mengorganisir diri, karena itu merupakan satu modal besar dalam perjuangan,” tandasnya.
Almaghfurlah tidak hanya mewariskan cara berorganisasi, lanjut Gubernur dua periode ini, akan tetapi seperangkat nilai-nilai perjuangan yang Universal, karena bersifat relevan dari masa-kemasa mengikuti perkembangan zaman. Walaupun di era 4.0 atau yang lebih dikenal dengan revolusi Industri sekarang ini.
“Patut kita syukuri, walaupun zaman sudah berkembang, namun tidak bisa menghilangkan nilai Perjuangan yang diwariskan oleh Almaghfurlah seperti keihklasan, kesabaran, serta keyakinan, malah nilai-nilai ini tetap diimplementasikan sampai saat ini,” terangnya.
Lebih jauh TGB juga mejelaskan bahwa Organisasi NWDI mempunyai sumber Daya Manusia (SDM) dengan segala kekurangan dan keterbatasannya, akan tetapi ketika diberikan ruang dan kesempatan untuk menunjukkan potensinya, maka sumber daya NWDI bisa menghadirkan karya-karya nyata.
“Dan yang perlu kita ingat kader NWDI bukan hanya sebatas abituren, atau alumni, akan tetapi, kader NWDI siapa saja yang memiliki ke-sefahaman dan cita-cita dengan NWDI,” tandasnya
(Arul/ Poroslombok)

















