Poroslombok.com, LOTIM –
Organisasi Nahdlatul Wathan Diniyah Islmiyah gelar acara puncak Hultah NWDI Ke-87, dan Haul Ke-25 Almaghfurlah Maulana Syeh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, bertempat di aula YPH PPD NWDI. Minggu (18/09)
Hadir pada acara tersebut Ummuna Hajjah Siti Rauhun Zainuddin Abdul Madjid, Rois Am PB NWDI TGKH Yusuf Makmun, ketua Dewan Pakar , Dr ZulkifliMansyah dan Bupati dan wakil Bupati Lombok Timur, para Habaib dan sejumlah tokoh NWDI lainya.
Gubernur Provinsi NTB H. Zulkieflimansyah dalam sambutannya menyampaikan selamat Hultah NWDI ke-87. Ia bercerita semasa kecil menyaksikan orang-orang Lombok yang tinggal di Sumbawa bekerja keras agar bisa menghadiri Hultah NW tersebut.
“Mereka bekerja keras, mereka berjuang di tengah terik matahari, dingin malam, dengan satu harapan mudah-mudahan hasil kerja keras mereka ditabung dan mengajak keluarganya agar bisa hadir di Hultah NW,” ujarnya.
Gubernur juga menambahkan, sepulang dari merayakan Hultah NWDI begitu banyak cerita hebat yang dibawa orang-orang Lombok ke Sumbawa, mulai dari pertemuan dengan Maulana Syaikh, murid hingga anak cucunya. Kisah-kisah itu digaungkan di seluruh kota dan desa yang ada di Sumbawa,
“Seakan-akan mereka menemukan semangat baru untuk mendistribusikan harapan baru, bahwa pertemuan dengan guru mereka itu menghadirkan semangat untuk menaklukan dunia dalam genggaman mereka,” katanya.
Ketua Umum PB NWDI Tuan Guru Bajang (TGB) TGKH Muhammad Zainul Majdi menyampaikan terimakasih untuk para tamu undangan baik dari pejabat pemerintah dan lain-lain.
TGB mengatakan bahwa semua jamaah yang hadir baik di luar atupun didalam arena Hultah merupakan tamu, maka dari itu ia mohon maaf jika dalam penerimaan dari sejak acara rangkaian sebelum datangnya hari puncak Hultah NWDI ini, bila ada ha yang kurang pas, dan kurang berkenan
Dalam kesempatan tersebut TGB juga mengungkapkan rasa syukur yang tak terhingga, karena dihari Hultah NWDI ke-87 ini, diberikan banyak karunia, karena jamaah diIjazahkan dua hadis “Musalsa” tentu ini merupakan bukti keberkahan almaghfurlah Maulnasyeakh.
“Tanpa kita harus berguru ke Mekah, tanpa harus belajar kitab hadist, tanpa harus mengaji hadist dengan tekun, tapi karena keberkahan Maulana Syeikh kita dapat dua pesan wasiat dari baginda nabi Muhammad SAW,” ungkapnya
(Arul/ Poroslombok)

















