LOMBOK TIMUR – PorosLombok.com | Berburu Takjil Selama Ramadhan sudah menjadi tradisi dari masyarakat Indonesia, tak terkecuali di Kabupaten Lombok Timur.
Salah satu yang menjadi tempat berburu takjil yang menyajikan beragam makanan khas di Lombok Timur yakni di Sentra Kuliner Terara (SKT).
SKT yang berlokasi di Kecamatan Terara, Lombok Timur ini selalu ramai dikunjungi masyarakat terlebih pada bulan Ramadhan.
Beberapa menu khas yang disajikan para pedagang di SKT Terara cukup menggugah selera, mulai dari Sate Bantingan, hingga Ayam Rarang yang memiliki citarasa sendiri.
Sate dengan bumbu berlapis ini sudah ada sejak tahun 1990.
Hal ini diungkapkan pula oleh Seorang pedagang Sate Bantingan, Nurhasanah, saat ditemui media ini, Senin (10/4/2023).
“Memang setiap Ramadhan selalu ramai masyarakat yang berburu takjil di SKT ini, utamanya Sate Bantingan yang merupakan makanan khas di Terara,” ucapnya.
Sate bantingan sendiri merupakan makanan khas masyarakat Terara yang tidak akan dijumpai di tempat-tempat lain.
Pasalnya, Sate Bantingan sendiri menggunakan resep turun temurun dari keluarga, dan masing-masing penjual di Terara juga memiliki resepnya sendiri-sendiri.
Bumbu khas ini lah yang membuat Sate Bantingan menjadi istimewa dibanding sate di tempat lain.
Terlebih lagi, kehadiran SKT sendiri memang bertujuan untuk menghidupkan wisata kuliner yang ada di Kecamatan Terara.
Hal ini diungkapkan pula oleh M Ridwan Nazari selaku kordinator SKT.
Menurut dia, SKT didirikan, bukan hanya semarak Ramadhan sesaat, tetapi SKT memang di peruntukkan untuk memfokuskan kuliner khas masyarakat Terara dalam satu tempat.
“28 Februari 2021 itu bupati sudah menyerahkan SK SKT ini kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), yang sebelumnya dipegang sama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes),” jelasnya.
Akan tetapi, dikarenakan pengelolaan yang dirasa kurang maksimal maka bupati menyerahkan pengelolaan untuk SKT ini kepada baznas.
“Di Ramadhan kali ini mudah-mudahan sebagai awal kebangkitan SKT dan cita-cita awalnya untuk memperkenalkan produk khas masyarakat Terara, yaitu Sate Bantingan bisa maksimal,” harapnya.
Untuk itulah Baznas sudah berbenah dengan mendirikan koperasi yang di ketuai langsung oleh M Ridwan Nazari sendiri.
Untuk Pengamanan, selama bulan ramadhan di SKT masih diawasi oleh koperasi yang sudah dibentuk.
(Yami Ulandari/PL)















