LOTIM – PorosLombok.com | DPD Partai Golkar Kabupaten Lombok Timur telah resmi mendaftarkan para bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) nya pada Sabtu (13/5), yang nantinya akan bertarung pada pemilihan legislatif (Pileg) tahun 2024 mendatang.
Dimana proses pendaftaran di lakukan dengan berjalan kaki dari taman selong hingga gedung KPU Lotim sembari diiringi alat musik tardisional berupa gendang belek.
H. Zainal Abidin yang merupakan salah satu dari sekian banyak nama calon yang diusung partai berlambang pohon beringin itu menejelaskan, jika para calon yang diusung partainya tersebut memiliki kompetensi dan integritas yang tinggi untuk memenangkan Pileg melalui partai golkar pada tahun 2024 mendatang.
“Memang kita lihat dari calon yang di berikan untuk tampil pada pileg kabupaten Lotim 2024 semua memiliki Integritas yang tinggi,” ujarnya, Sabtu (13/5/23) kemarin.
Bakal calon anggota DPRD Lotim Dapil I yang karib disapa Haza ini sekaligus kader partai yang sudah 19 tahun berkecimpung di dunia politik bersama Partai Golkar ini menilai jika para kontestan dari partainya perlu mengenali tipe-tipe pemilih yang tengah berkembang di tengah masyarakat.
Dia merinci, setidaknya terdapat empat tipe pemilih yakni pemilih tradisional, pemilih rasional, pemilih kritis, dan pemilih skeptis.
Namun demikian, tipe pemilih jelasnya didominasi oleh tipe tradisional dan rasional, sehingga membutuhkan pendekatan dan metode yang tepat agar bisa mendapat simpati dari masyarakat tersebut.
Untuk bisa meraup kemenangan dan mencapai hajatan ketua DPD Golkar Lotim yakni dua kursi di setiap dapil, Mantan Ketua AMPG Partai Golkar Lombok Timur ini menjelaskan, pentingnya para kader untuk terus bergeliria.
Strategi ini, jelasnya, akan mampu mendorong dan meningkatkan elektabilitas dan pendukung para calon dengan metode yang sudah ada.
Hal ini, jelas dia lagi, dapat dilakukan dengan aktivitas seperti sering melakukan sambang tokoh, memperbanyak kegiatan dor to dor, sehingga setiap bakal calon bisa meraup suara sebanyak- banyaknya.
“Tunjukkan keseriusan kita, kita harus sama- sama berjuang,” tegasnya.
Fungsionaris partai golkar ini mengajak semua bakal calon partainya untuk terus berkosentrasi, beriktiar, dan siap berjuang dengan penuh keseriusan demi bisa mencapai target yang telah di tetapkan oleh ketua DPD Golkar Lombok Timur.
“Kita harus siap, semoga target ini bisa tercapai,” tandasnya.
Sejauh ini, Haza terus melakukan ikhtiar menyerap aspirasi masyarakat. Hal itu ia lakukan guna melihat dan merasakan perkembangan generasi dan kebutuhan masyarakat, saat ini.
Dimana dirinya yang malang melintang menyerap aspirasi masyarakat menilai, masih banyak prolem dan permasalahan yang membutuhkan penyelesaian di masyarakat.
Dimana untuk bisa menyelesaikan persoalan tersebut dibutuhkan perwakilan masyarakat yang benar- benar berpihak kepada kepentingan mereka.
“Motivasi saya untuk ikut di bursa Caleg, berniat betul- betul ikhlas mengabdi untuk daerah dan masyarakat,” ucapnya.
Menurutnya, aspirasi masyarakat akan bisa di sampaikan jika memiliki posisi atau jabatan tertentu, agar apa yang nantinya menjadi keluh kesah, dan kebutuhan konstituennya bisa di sampaikan dan diperjuangkan demi meningkatkan kesejahateraan masyarakat.
Tanpa adanya power berupa jabatan, upaya memperjuangkan aspirasi dinilai akan sulit dan dianggap sebatas masukan tanpa ada tindak lanjut yang kongrit di tengah masyarakat.
Menyinggung aspirasi yang selama ini pihaknya terima, Kader Partai Golkar ini menyebutkan jika banyak warga yang masih membutuhkan bantuan mulai dari akses jalan, perbaikan saluran irigasi, bantuan tempat ibadah, bantuan alat pertanian, bantuan alat kelautan, bantuan penerangan, dan lainnya.
“Tetap kita akan perjuangkan itu, sudah ada anggaran di pokir, tinggal kita alokasikan,” yakinnya.
Namun demikian untuk bisa mencapai hajatan besar bersama masyarakat tersebut, pihaknya menegaskan agar para simpatisan dan pendukung serta konstituennya tetap istikomah dan berkomitmen untuk terus membantu dan memberikan dukungan, sebab tanpa dukungan tersebut hajatan dan janji berikhtiar demi masyarakat akan sulit di wujudkan.
“Silahkan istiqomah, kita tunjukkan komitmen. Tentu kita harus sama jika saya berjanji dengan insyallah, konsituien juga harus berjanji dengan komitmen itu,” pungkasnya.
Editor: anas















