Lotim, PorosLombok.com –
Inspektorat Lombok Timur, Sebagai salah satu lembaga yang bertugas membantu Bupati dalam membina dan mengawasi pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah dan tugas pembantuan oleh Perangkat Daerah.
Maka dari itu inspektorat Lombok Timur tengah melakukan upaya-upaya pengawasan kepada beberapa instansi, salah satunya sejumlah desa terutama yang telah usai menggelar Pilkades serentak 2023 kemarin.
“Sementara kami fokus ke desa-desa yg sempat ditunda pemeriksaan karna ikut pilkades serentak, terutama dalam penggunaan anggaran dana desa,”ucap Inspektur Inspektorat Lombok Timur, Bq, Miftahul Wasly kepada PorosLombok. Senin (07/08).
Audit ini dilakukan sebagai bahan laporan kepada Bupati, dan tentunya untuk memastikan tidak adanya penyelewengan penggunaan dana desa (DD), terlebih dibeberapa desa di Lombok Timur banyak mengalami perubahan estafet kepimpinan.
“Supaya jangan jadi masalah dibelakang hari bagi kepala desa yang baru dilantik, sehingga mereka bisa bekerja dengan baik dan pembangunan terus berjalan,” ujarnya.
Lebih jauh Baiq Miftahul, berkomitmen bahwa pihaknya akan terus mengawasi segala bentuk penggunaan anggaran, agar pembangunan terus berlanjut, sehingga masyarakat bisa terlayani dengan baik dan tidak ada keluhan ataupun laporan buruk tentang kinerja birokrasi terutama penggunaan anggaran.
“Namun yang perlu diketahui kita bertindak tetap sesuai dengan prosedur yang ada, dan ada beberapa proses yang harus dilakukan, dan kita tetap berkolaborasi dengan APH,” bebernya.
Ia berharap bagi desa-desa yang telah selesai melaksanakan Pilkades serentak agar menyiapkan segala sesuatunya, baik laporan pertanggung jawaban serta sarana pendukung lainnya, agar ketika diaudit nantinya tidak terkesan terburu-buru.
“Semoga nanti tidak kita temukan pelanggaran-pelanggaran terkait penggunaan dana desa, dan anggaran tersebut sudah sesuai peruntukannya,” pungkasnya
(Arul/ poroslombok)















