Tingkatkan Kesejahteraan, UKPBJ Lotim Libatkan UMKM dalam Pengadaan Barang dan Jasa

LOTIM – PorosLombok.com | Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Timur terus berupaya untuk melakukan perbaikan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai intervensi program dan partisipasi masyarakat, tak terkecuali pelibatan Usaha Mikro Kecil Menengah ( UMKM ).

Karenanya, Pemda membuka lebar peluang UMKM dalam Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah, hal tersebut juga dikuatkan dengan Peraturan Presiden No. 16 Tahun 2018 Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah bahwa salah satu tujuan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah adalah untuk meningkatkan peran serta UMKM.

Demikian diungkapkan Kepala Bagian Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa ( UKPBJ ) Pada Sekretariat Daerah ( Setda) Lombok Timur Indar Jaya Kusuma saat ditemui pada Selasa (9/1/2024).

“Dalam perjalanan Pengadaan Barang, UMKM dioptimalkan keterlibatannya,” ungkap Jaya, begitu ia karib disapa.

Selain itu, sambung dia,  pihaknya intens berkoordinasi dengan Dinas Koperasi maupun Perdagangan sebagai pembina UMKM untuk memperluas akses pasar produk lokal yang ditawarkan melalui E-Katalog.

“Kami juga bekerja sama dengan Koperasi maupun Perdagangan, tentu dalam rangka memperluas akses pasar melalui E-Katalog,” terangnya.

UKPBJ sendiri sejauh ini telah memfasilitasi pelaku UMKM untuk kemudian memasukkan produk yang belum terdaftar ke dalam sistem untuk ditawarkan kepada masyarakat tanpa biaya.

“Artinya semakin banyak produk yang masuk pada sistem tentu berimbas terhadap akses pasar yang luas, dengan begitu dapat meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM,” tukasnya.

Untuk diketahui, pelaksanaan Pengadaan Barang  dan  Jasa Lombok Timur tahun 2023 berjalan sesuai dengan yang diharapkan tanpa kendala berarti, namun dalam pelaksanaannya harus lebih efektif dan efisien.

Hal itu dikatakannya lantaran masih adanya beberapa pelaku UMKM yang belum menyediakan etalase untuk menawarkan produknya kepada konsumen. Hal itu menurut hemat dia menjadi PR yang harus diperhatikan kedepan.

“Masih ada UMKM kita yang belum menyediakan etalase. Padahal itu penting agar pembeli bisa melihat semua menu yang ditawarkan. Kalo tidak ditampilkan di etalase, kan bisa saja pembeli pindah ke tempat lain,” tandasnya.

(Anas/PL)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU