Relawan FPAB NTB Sebut TKD Ceroboh Sehingga Prabowo Gibran Batal Kampanye di Lombok

Lombok Timur, PorosLombok.com |Batalnya kampanye terbuka pasangan Prabowo – Gibran di Praya Lombok Tengah yang direncanakan akan digelar pada Selasa kemarin (6/7) menjadi kekecewaan yang mendalam bagi relawan dan simpatisan Prabowo Gibran.

Seharusnya, sesuai surat keputusan KPU disebutkan jadwal Kampanye Prabowo -Gibran sesuai Zona C adalah tanggal 7 Februari 2024. Namun tanpa bertanya dan pertimbangan yang jelas, tiba – tiba Tim Kampanye Daerah ( TKD ) Paurani memajukan sehari dari jadwal yang ditetapkan KPU, padahal pada hari itu jadwal kampanye untuk calon lain.

Akibatnya pihak Bawaslu tidak memberikan izin untuk kampanye karena akan bentrok dengan calon lain.

Dengan batalnya Kampanye ini, masyarakat simpatisan, kader, koalisi partai dan relawan rame – rame menyalahkan TKD atas kurangnya koordinasi dengan Partai koalisi, relawan dan pimpinan ormas pendukung.

Ketua Relawan Forum Peduli Anak Bangsa ( FPAB ) Prabowo – Gibran Provinsi NTB, Kamrul Ahzan mengaku kecewa dengan batalnya Prabowo datang ke Lombok, padahal menurutnya ekspektasi masyarakat terhadap pasangan Prabowo-Gibran sangat tinggi.

Tidak hanya relawan jelasnya, masyarakat simpatisan Prabowo – Gibran juga sangat kecewa padahal itu kesempatan bertemu dengan idolanya.

“Kami jelas sangat kecewa, padahal antusiasme masyarakat untuk mengikuti Kampanye akbar sangat besar. Kami tidak ingin warga NTB beranggapan Pasangan Capres Cawapres nomer 02 lah yang sudah PHPkan Pendukungnya di NTB” ujarnya Kamrul saat dikonfirmasi.

Kamrul menjelaskan, pembatalan itu dilakukan TKD karena taat asas atau aturan main, namun alasan itu dinilai tidak masuk akal sebab aturan kampanye sudah difahami. Pernyataan dari Ketua TKD itu dianggap hanya membela diri dan benar –  Benar dilakukan tanpa beban.

“Ok kita sepakat dengan alasan dan kita harus taat pada aturan KPU dalam hal Ini Bawaslu tetapi pertanyaan kami apakah benar TKD tidak tau jadwal juga zonasi kampanye dimana ada jadwal pasangan lain berkampanye di NTB, ini kan ironi” tanyanya keheranan.

Seharusnya lanjut Kamrul, TKD selaku penanggungjawab kampanye di daerah harus mengetahui jadwal kampanye paslon tersebut sebab jadwal sudah diserahkan ke semua TKD secara nasional.

Ia juga menilai TKD tidak mampu menjalankan amanah dari TKN pusat dan melakukan kecerobohan besar. Untuk itulah, TKD harus minta maaf secara terbuka kepada Segenap Pendukung Prabowo – Gibran di NTB.

“Intinya Kami Segenap Relawan Prabowo-Gibran NTB Berkomitmen untuk selalu menjaga marwah Pasangan Capres Cawapres kami tetap terjaga dan tidak akan tinggal diam ketika ada yang coba mencoreng citra baik Paslon kami, baik di sengaja atau tidak sengaja, siapapun mereka kawan atau lawan” tegasnya.

Meskipun kecewa, Kamrul berharap relawan, koalisi partai dan kader tidak larut dengan kekecewaan ini, namun terus berjuang, bergerak secara masif untuk memenangkan Prabowo – Gibran di NTB.

( PL / Erwin )

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU