Gubernur Iqbal Pacu Kafilah NTB Rebut Kembali Kejayaan di MTQ Nasional XXXI Semarang

Gubernur NTB H. Lalu Muhamad Iqbal meninjau pemusatan latihan kafilah MTQ Nasional, menargetkan NTB kembali masuk tiga besar dan mengembalikan kejayaan sebagai lumbung qari-qariah terbaik nasional.

PorosLombok.com – Gubernur NTB H. Lalu Muhamad Iqbal meninjau langsung pemusatan latihan kafilah MTQ Nasional XXXI guna memotivasi para peserta agar mengembalikan kejayaan prestasi daerah di tingkat nasional, Senin (13/7/2026).

“Saya ingat betul saat saya masih kecil, setiap nama NTB disebut dalam ajang nasional, daerah lain merasa waswas karena kita hampir selalu masuk tiga besar,” ujar Gubernur NTB, H. Lalu Muhamad Iqbal.

Kunjungan ke Asrama Haji Lombok ini bertujuan membakar semangat kafilah yang akan berlaga di Semarang pada September mendatang. Miq Iqbal menegaskan bahwa reputasi daerah sebagai salah satu lumbung qari dan qariah terbaik tanah air harus direbut kembali melalui perjuangan keras.

“Kemuliaan, martabat, dan rasa hormat itu harus kita rebut kembali,” katanya.

Upaya mengembalikan kejayaan tersebut diwujudkan pemerintah provinsi melalui pembenahan organisasi LPTQ serta peningkatan kualitas pembinaan secara berkelanjutan. Fokus utama kebijakan ini adalah memastikan setiap peserta mendapatkan pendampingan ahli agar kemampuan mereka mampu bersaing di panggung besar.

“Saya ingin NTB dikenal bukan hanya karena keindahan alam, melainkan menjadi pusat lahirnya generasi Qur’ani serta rujukan pembelajaran Al-Qur’an,” tegasnya.

Visi besar menjadikan daerah ini sebagai Serambi Al-Qur’an Indonesia menjadi pemantik semangat bagi seluruh peserta untuk terus mengasah potensi diri. Pemerintah daerah bertekad memfasilitasi kebutuhan para kafilah agar konsentrasi mereka selama menjalani pemusatan latihan tetap terjaga dengan maksimal.

“Training Center saat ini diikuti 58 peserta terbaik yang dibimbing 16 pelatih pada 8 cabang musabaqah dan 21 golongan,” ujar Ketua Harian LPTQ NTB, TGH. Dr. Sabarudin.

Seluruh kafilah menjalani tahapan evaluasi harian guna mengukur sejauh mana perkembangan kemampuan mereka sebelum terjun ke kompetisi sesungguhnya. Metode latihan yang diterapkan mengombinasikan sesi tatap muka dan pelatihan daring untuk menjangkau setiap detail kebutuhan teknis para peserta.

“Pembinaan akan terus berlanjut hingga pelaksanaan MTQ Nasional di Semarang untuk memastikan kafilah mampu tampil optimal,” jelasnya.

Komitmen para pelatih untuk mendampingi kafilah menjadi modal utama dalam meningkatkan kualitas penampilan saat perlombaan berlangsung nanti. Pemerintah memastikan bahwa seluruh dukungan logistik dan fasilitas bagi para pembina serta peserta telah terpenuhi dengan standar pelayanan terbaik.

“Berlatihlah dengan sungguh-sungguh, jaga kesehatan, dan tanamkan keyakinan bahwa setiap ikhtiar akan menghasilkan yang terbaik,” ujar Miq Iqbal.

Disiplin tinggi serta kekompakan antarpeserta menjadi pesan khusus yang ditekankan gubernur agar prestasi yang diidamkan dapat segera terwujud. Ia mengapresiasi dedikasi luar biasa para pelatih yang telah meluangkan waktu demi mengantarkan putra-putri daerah meraih kesuksesan di kancah nasional.

“Tugas kita adalah berusaha maksimal, sedangkan hasil akhirnya kita serahkan kepada Allah SWT,” katanya.

Seluruh persiapan teknis kini berada pada tahap pemantapan akhir untuk meminimalisir segala bentuk kekurangan dalam setiap cabang lomba. Kepercayaan diri para kafilah terus dibangun melalui motivasi langsung dari pimpinan daerah agar mental bertanding mereka semakin matang dan siap menghadapi lawan.

“Pungkasnya, perjuangan tidak akan pernah mengkhianati hasil bagi mereka yang bersungguh-sungguh dan berikhtiar dengan hati,” ujarnya.*

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU