LOMBOK TIMUR | Gandeng Rumah Sakit Anggoro dan Puskesmas Lendang Nangka, Anggota DPRD Dapil IV Lombok Timur H.lalu Hasan Rahman gelar pengobatan Gratis bagi masyarakat, yang dimana kegiatan tersebut dipusatkan di Dusun Sepolong Tengah, Desa Jurit, Kecamatan Pringgesela. Minggu (12/05).
Kegiatan yang didanai dari Dana Pokok Pikiran (POKIR) DPRD 2024-2025 tersebut, Melayani kurang lebih 600 Pasien segala usia, berasal dari semua dusun yang ada di Wilayah desa Jurit bahkan dari luar desa.
Tokoh masyarakat desa Jurit TgH. Musthofa syar’an, menyampaikan terimakasihnya serta memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada H.Hasan Rahman, karena kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama bagi para orang tua Jompo yang sulit menjangkau layanan Kesehatan, disebabkan berbagai kendala salah satunya faktor usia dan sebagainya.
“Seperti inilah Pemimpin yang kita harapkan, yang perduli terhadap masyarakat, meskipun kegiatan ini tidak seberapa tapi manfaatnya sangat luar biasa,” ungkapnya.
Ia berharap kedepannya kegiatan seperti ini harus tetap diadakan tidak hanya dari anggota DPRD saja namun, dari Pemerintah daerah baik Itu Dinas Kesehatan, Rumah Sakit, dan sejumlah instansi lainnya.
Senada Dengan TgH. Musthofa syar’an, Kasi P2P Dinkes Lotim Munawir Haris menyampaikan, baru pertama kali anggota Dewan melakukan kegiatan pengobatan gratis seperti ini, sehingga tentu suatu hal yang sangat luar biasa, karena disektor kesehatan butuh kolaborasi yang kuat dengan seluruh stakeholder, dalam memaksimalkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
“Baru pak Hasan rahman yang berani melakukan kegiatan seperti ini, tentu patut kita apresiasi, mudah-mudahan anggota dewan yang lain juga menyusul,” ujarnya.
Munawir juga menyebutkan bahwa, ada beberapa kasus penyakit yang sering terjadi di Kecamatan Pringgesela termasuk di dalamnya desa Jurit, diantaranya tuberculosis (TBC), yang merupakan salah satu penyakit yang sering menyebabkan kematian, sehingga butuh penangan optimal baik preemtif maupun Preventif
“Alhamdulillah dengan kegiatan pengobatan gratis ini, sekalian kita sosialisasi kepada masyarakat agar lebih dini memeriksakan diri ke faskes, jika terjadi gejala-gejala seperti muntah darah dan sebagainya, sehingga lebih cepat dilakukan penanganan,” kata haris.
Haris juga menambahkan, dengan adanya kolaborasi dengan anggota Dewan seperti ini akan mempermudah dikes melakukan screening terhadap penyakit-penyakit yang rawan terjadi ditengah masyarakat, tentu dengan tetap mengacu pada hasil pemetaan yang dilakukan oleh Puskesmas.
“jadi kita mengetahui layanan apa yang harus kita siapkan disamping pelayanan kesehatan yang lainnya ketika ada kegiatan gratis seperti ini,” pungkasnya.
(arul/porosLombok)














