LOMBOK TIMUR | PorosLombok.com – Forum Wartawan Media Online (FWMO) Lombok Timur Gelar Pelatihan Jurnalistik Anggota,dengan tema “Wartawan Pilar Demokrasi, Lotim Berkemajuan,yang berlangsung di Pondok Jurnal, Selong, Sabtu (15/06).
Hadir Sebagai narasumber pada acara terebut, Pj.Bupati Lombok Timur, Drs.HM Juani Taofik, Pengacara Senior H.Hulaian, SH.MH, Ketua dewan Pembina FWMO Lotim Widiyanto.
Dalam sambutannya Ketua FWMO Lombok Timur, Syamsurrijal menyampaikan, bahwa Kegiatan ini merupakan sebagai bentuk keperdulian terhadap anggota, agar tidak melanggar kode etik saat bekerja.
“Semoga kegiatan ini, selain meningkatkan kemampuan kita ini juga dapat meningkatkan rasa persaudaraan sesama satu profesi,” ucapnya.
Sementara itu H.Hulain dalam pemaparannya menyampaikan, bahwa Pers saat ini harus memahami UU Pers, apalagi di zaman saat ini banyak intimidasi yang menimpa wartawan, bahkan sampai ke ranah hukum terkait pemberitaan, padahal UU Pers No 40 tahun 1999 sudah mengatur terkait hal tersebut.
“Tapi kita harus syukuri, adanya UU Pers ini juga banyak membantu terutama terkait kemerdekaan Pers, walaupun masih belum sempurna, karena kalau kita lihat kebelakang UU Pers Ini lahir pasca Reformasi 98,” ucapnya.
Iapun tak menampik, bahwa sering kali Pers dijerat dengan UU ITE, dan mengesampingkan UU Pokok Pers, dan Kode etik Jurnalistik yang dimana setiap wartawan memberikan Hak Jawab, jika terjadi pelanggaran-pelanggaran terkait jurnalistik.
“Jadi selama kita menulis sesuai kode etik jurnalistik, dan kita dilaporkan ke ranah hukum, tidak perlu takut,” ujarnya.
Senada dengan H.Hulain Ketua Dewan Pembina FWMO Lotim Widiyanto mengatakan, bahwa dalam era digital saat ini tentu media online di tuntut kecepatan dalam menyajikan berita, namun hal tesebut tidak cukup akan tetapi ketepatan dak kedalaman, sehingga tidak merugikan narasumber yang di beritakan.
“Kalau cepat saja, tapi isinya tidak tepat kan percuma, apalagi sampai merugikan orang lain, tentu ini harus diperhatikan, hal ini tentu untuk menjaga kita agar tidak terjerat hukum,” ungkapnya.
Ia berharap kepada seluruh wartawan agar selalu mengikuti kode etik jurnalistik, dan berada di rel yang telah ada, dan yang paling penting etika dalam menyampaikan pemberitaan.
Kemudian dalam sambutan penutupan, PJ Bupati Lombok Timur, Drs.HM.Juaini Taofik mengapresiasi kegiatan ini, karena secara tidak langsung membantu pemerintah dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) Wartawan, khususnya wartawan media online yang ada di Kabupaten Lombok Timur.
“Kalau wartawan kita berkwalitas tentu berita-beritanya juga baik dan berkwalitas, sehingga akan bagi keuntungan bagi pemerintah daerah, dan semoga kolaborasi Pemda Lotim dan insan Pers semakin baik kedepannya,” tutupnya.
(Arul/PorosLombok)















