KPU Lotim Paparkan Hasil Pencoklitan Data Pemilih, Progresif dan Masif

LOTIM – PorosLombok.com || Pelaksanaan Pencoklitan (Coklit) Data Pemilih di Lombok Timur untuk Pilkada serentak 2024 menunjukkan tren peningkatan yang masif.

Hasil itu terpotret pada data yang dirilis KPU Lombok Timur dimana capaian Pencoklitan per 3 Juli 2024 sudah berada di angka 71,80 persen.

“Alhamdulillah progres Coklit mengalami progres yang masif,” papar Kepala Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM (Sosdiklih Parmas), Zainul Muttaqin, M.Pd, dalam acara Forum Discussion Grup (FGD), Kamis (4/7/2024).

Kendati Demikian, pada proses pelaksanaan terdapat banyak dinamika di dalamnya, sehingga diperlukan penyamaan persepsi antara semua pihak.

“Apa yang ada di depan meja, yang ada di kursi ini tidak sama dengan di lapangan. Maksud saya proses Pencoklitan tersebut banyak tantangan yang dilalui sehingga perlu penyamaan persepsi,” ungkap dia.

Dia menyebut, kesuksesan Pilkada merupakan tanggung jawab semua pihak, terutama Kepolisian yang sangat perlu sekali untuk memantau dengan intens semua tahapan.

Hal itu penting mengingat di salah satu Desa di Kecamatan Wanasaba, terdapat Kepala Wilayah yang tidak diluluskan menjadi anggota Pantarlih yang kemudian memobilisasi dan mempengaruhi masyarakat untuk tidak mau dicoklit.

“Berhubung dalam forum ini ada polisi, kami minta untuk lebih intens memonitor. Saya sebut saja di Kecamatan Wanasaba, ada Kadus yang mengompori masyarakat untuk tidak mau di Coklit. Tetapi setelah kami turun terjadi kesepakatan tindakannya itu tidak akan dilakukan dengan catatan Kadus tersebut harus diakomodir menjadi KPPS,” bebernya.

Di satu sisi, Zainul juga mengingatkan Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu ), bahwa sejatinya KPU dan Bawaslu adalah mitra dan memiliki tanggung jawab yang sama untuk mensukseskan Pemilu.

Karenanya, ketika ada temuan agar disampaikan terlebih dahulu Kepada KPU untuk kemudian ditindak sesuai aturan yang ada.

“Berhubung Bawaslu adalah mitra, jangan sedikit-sedikit temuan itu muncul ke Publik. Sampaikan saran perbaikan itu ke kami, maka pasti akan kami tindaklanjuti,” ucap dia.

Lebih jauh pria kelahiran Desa Kabar itu menekankan, hasil diskusi dalam FGD kali ini dipastikan menjadi rujukan untuk kedepannya, demi terimplementasinya Asas Pemilu.

“Output pertemuan hari ini akan menjadi rujukan kami kepada pimpinan. Saya kira tujuan kita sama, yakni ingin memastikan Pemilihan yang Jujur dan Adil,” pungkasnya.

Editor: anas

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU