(PorosLombok.com) – Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB nomor urut 1, Hj. Sitti Rohmi Djalilah dan HW Musyafirin, yang dikenal dengan sebutan Rohmi – Firin, semakin mendapatkan tempat di hati masyarakat Sumbawa. Dukungan terhadap pasangan yang diusung Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) dan Nahdlatul Ulama (NU) ini terus menguat.
Sejak 30 September lalu, antusiasme warga terlihat dari kehadiran mereka dalam kampanye Haji Firin di berbagai titik di Sumbawa. Dari Alas Barat hingga Ropang, masyarakat menunjukkan harapan agar daerah mereka dapat mengejar kemajuan seperti yang telah dicapai Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) di bawah kepemimpinan Haji Firin.
“KSB itu dulunya bagian dari Kabupaten Sumbawa, tapi sekarang jauh lebih maju. Kami ingin Sumbawa juga bisa seperti itu,” kata Ismail Mustaram, tokoh masyarakat Alas Barat, dalam acara kampanye di Desa Mapin Beru, Senin, 30 September 2024.
Ia mengungkapkan, hak-hak dasar masyarakat di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi di KSB sudah terpenuhi. Infrastruktur jalan sudah memadai, dan rata-rata lama sekolah mencapai 13 tahun. IPM KSB pun menjadi yang tertinggi di NTB.
Dukungan serupa juga diungkapkan masyarakat di Kecamatan Lunyuk, Empang, dan Moyo Hulu. Ketua Relawan Kabupaten Sumbawa, H. Jaya Muis, menyebut Rohmi – Firin sebagai pasangan yang peduli dan bersih, serta pantas menjadi tumpuan harapan.
“Keduanya adalah pemimpin yang bersih, jauh dari isu penyalahgunaan wewenang. Kita harus bersatu agar praktek baik di KSB bisa diterapkan di NTB,” ujarnya, disambut riuh dukungan warga.
Haji Firin menegaskan bahwa yang terpenting adalah keberpihakan kepada rakyat. “Masyarakat tidak butuh yang muluk-muluk. Keberpihakan itulah yang selama ini kami lakukan di KSB dan ingin kami bawa ke NTB,” katanya.
Kampanye pasangan ini di Sumbawa akan berlangsung hingga 4 Oktober, dengan agenda kunjungan ke berbagai kecamatan. Survei Poltracking Indonesia terbaru menempatkan Rohmi – Firin di posisi teratas dengan elektabilitas 33,5 persen, mengungguli dua pasangan lainnya.
(*)














