Mataram, PorosLombok.com – Calon Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. lalu Muhammad Iqbal, beberapa waktu lalu mengunggah foto yang menunjukkan kedekatannya dengan calon gubernur lainnya, Dr. Zulkieflimansyah.
Dalam unggahan tersebut, pria yang akrab disapa Miq Iqbal ini menegaskan bahwa hubungan persahabatan mereka telah terjalin sejak masa sekolah menengah pertama (SMP).
Dalam caption yang menyertai foto tersebut, Miq Iqbal mengungkapkan bahwa banyak pesan yang diterimanya dari masyarakat mengenai Zulkieflimansyah. “Banyak yang kirim pesan cerita soal Pak Zul ke saya, lahhh kan saya sudah lebih dulu kenal Pak Zul daripada mereka… kenal sejak SMP bro… he he,” tulis Iqbal.
Pertemuan terakhir antara Iqbal dan Zulkieflimansyah terjadi beberapa bulan lalu di Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, Iqbal mengungkapkan rasa persahabatannya, dengan mengatakan, “Bro kayaknya kita bakal berhadapan nih. Tapi kan kita teman. Jadi anytime lu butuh teman ngobrol, I am just a call away.”ungkapnya.
Unggahan ini tidak hanya menunjukkan kedekatan pribadi mereka, tetapi juga menyoroti pentingnya hubungan antar calon dalam konteks demokrasi. Dalam suasana politik yang semakin memanas, sikap saling menghargai dan bersahabat menjadi sangat krusial.
Iqbal menilai bahwa meskipun mereka bersaing untuk posisi yang sama, hubungan personal tetap harus dijaga. “Kita bisa berkompetisi dengan baik tanpa harus mengorbankan persahabatan,” ujarnya. Hal ini diharapkan bisa menjadi contoh bagi para pendukung mereka dan masyarakat luas.
Sikap kedewasaan dalam berpolitik ini diharapkan dapat memberikan nuansa positif di tengah hiruk-pikuk pemilihan gubernur yang semakin dekat. Masyarakat NTB kini dihadapkan pada pilihan penting, dan harapan akan pemimpin yang mampu bersikap adil dan bersahabat menjadi semakin besar.
Kedua calon gubernur ini pun berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat NTB. Iqbal dan Zulkieflimansyah sama-sama memiliki visi dan misi yang sejalan dalam memajukan daerah ini, meskipun mereka memiliki pendekatan yang berbeda.
Melalui unggahan ini, Iqbal berharap bisa mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menilai calon pemimpin mereka. “Jangan hanya melihat dari sisi kompetisi, tapi juga dari nilai-nilai persahabatan dan saling menghormati,” imbuhnya.
Dengan demikian, momen ini tidak hanya menjadi ajang untuk mempromosikan diri, tetapi juga mengingatkan semua bahwa di balik persaingan politik, terdapat nilai-nilai kemanusiaan yang harus dijunjung tinggi. Menjelang pemilihan yang semakin dekat, kedekatan ini bisa menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat NTB.
(Arul/PorosLombok)















