Mataram, PorosLombok.com – Debat calon gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) yang berlangsung pada Jumat malam (08/11) menjadi ajang bagi Dr. Lalu Muhammad Iqbal, calon gubernur nomor urut 3, untuk menyoroti potensi besar sumber daya alam NTB sebagai kunci kemajuan dan kesejahteraan daerah.
Dalam pidato pembukaannya, Iqbal mengungkapkan rasa syukur atas kekayaan alam yang dimiliki NTB. Ia menyebutkan bahwa provinsi ini diberkahi dengan tanah yang subur, keindahan alam yang menawan, serta potensi tambang yang berlimpah. “Kita harus bersyukur karena NTB memiliki semua ini,” ujarnya dengan penuh semangat, menggambarkan besarnya peluang yang ada.
Meskipun demikian, Iqbal menyayangkan fakta bahwa NTB masih termasuk dalam sepuluh provinsi termiskin di Indonesia, dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang rendah. “Ironisnya, kita belum berhasil mengelola kekayaan ini dengan baik,” tegasnya, menyoroti tantangan yang perlu segera diatasi.
Iqbal menegaskan bahwa kunci utama untuk mengubah keadaan ini adalah dengan pengelolaan sumber daya alam yang lebih efektif dan serius. Ia mengusulkan model ekonomi kerakyatan yang menitikberatkan pada peran masyarakat dalam mengelola dan memanfaatkan potensi daerah. “Koperasi harus kita kuatkan sebagai soko guru perekonomian nasional,” jelasnya, menekankan pentingnya pemberdayaan ekonomi lokal.
Selain itu, Iqbal juga berencana mengonversi program sosial menjadi inisiatif ekonomi yang dapat menggerakkan perekonomian desa. Program makan bergizi gratis misalnya, diusulkan tidak hanya sebagai program sosial, tetapi juga sebagai strategi untuk meningkatkan ekonomi lokal melalui pemanfaatan hasil bumi daerah.
Menurut Iqbal, semua rencana ini harus dilakukan dengan pendekatan kolaboratif, melibatkan seluruh lapisan masyarakat. “Tidak ada satu orang pun yang boleh tertinggal. Semua pihak harus terlibat dalam pembangunan ini,” ujarnya, menekankan pentingnya kerjasama dalam mencapai tujuan.
Ia optimistis bahwa dengan pengelolaan sumber daya alam yang lebih baik, NTB dapat keluar dari daftar provinsi termiskin dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Potensi kita besar, tinggal bagaimana kita mengelolanya,” pungkasnya.
Debat ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melihat gambaran jelas mengenai visi dan misi pasangan calon dalam memajukan NTB melalui pemanfaatan sumber daya alam yang optimal. Dengan menawarkan solusi konkret, Iqbal dan pasangannya berharap dapat membawa perubahan yang diimpikan bagi provinsi ini.
(Arul/PorosLombok.com)
















