Lombok Timur, PorosLombok.com – Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur terpilih, H. Haerul Warisin dan H. M. Edwin Hadiwijaya, dipastikan berlangsung di Istana Negara pada 20 Februari 2025. Namun, tak semua pejabat daerah bisa hadir dalam momen bersejarah ini.
Penjabat (Pj.) Bupati Lombok Timur, Drs. H.M. Juani Taofik, M.AP, menegaskan bahwa undangan untuk pelantikan ini sangat terbatas.
“Tidak ada OPD yang diundang. Hanya Bupati dan Wakil Bupati terpilih, keluarga inti, Ketua DPRD, untuk Provinsi Forkopimda yang hadir,” kata Juani Taofik, Selasa (18/2).
Menurutnya, kebijakan ini sesuai dengan aturan protokoler yang ditetapkan Istana Negara.
“Kami sudah memantau persiapan di Jakarta, termasuk geladi yang berlangsung hari ini. Semua berjalan sesuai rencana, dan kami pastikan pelantikan nanti berlangsung lancar,” ujarnya.
Juani menegaskan bahwa H.Haerul Warisin dan H. Edwin Hadiwijaya juga telah menyelesaikan tes kesehatan dan dinyatakan dalam kondisi prima.
“Alhamdulillah, keduanya sudah melewati tahap akhir, termasuk tes kesehatan. Artinya, tidak ada kendala untuk pelantikan nanti,” katanya.
Ia juga menjelaskan bahwa setelah pelantikan,H.Haerul Warisin akan mengikuti retret di Magelang mulai 21 hingga 28 Februari 2025.
“Retret ini wajib bagi kepala daerah terpilih, sebagai bagian dari pembekalan kepemimpinan. Sementara itu, Pak Wakil Bupati akan memiliki agenda tersendiri setelah 21 Februari,” imbuhnya.
Meski undangan terbatas, ia memastikan bahwa momen pelantikan ini tetap menjadi tonggak penting bagi Lombok Timur.
“Pelantikan ini bukan hanya seremonial, tetapi awal dari kepemimpinan baru yang akan menentukan arah pembangunan Lombok Timur ke depan,” tegasnya.
Ia pun berharap masyarakat Lombok Timur memberikan dukungan penuh kepada pemimpin baru.
“Kami semua berharap kepemimpinan Pak Haerul Warisin dan Pak Edwin Hadiwijaya bisa membawa perubahan nyata bagi daerah ini. Mari kita kawal bersama,” pungkasnya.
Arul | PorosLombok














