Polda NTB Kerahkan 661 Personel ke Poto Tano, Antisipasi Aksi PPS yang Berpotensi Ricuh

Mataram, PorosLombok.com – Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) tak mau kecolongan. Sebanyak 661 personel Bawah Kendali Operasi (BKO) dikerahkan ke Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat, untuk mengamankan aksi Dekonsentrasi Panitia Pemilihan Suara (PPS) yang dinilai berpotensi memicu gangguan kamtibmas.

Pasukan ini dilepas melalui apel gelar pasukan di Hanggar Pejuang Tangguh, Rabu (14/5), dipimpin langsung Kepala Biro Operasi Polda NTB Kombes Pol Heri Sulismono, S.I.K.

Dalam arahannya, Kombes Heri menekankan agar seluruh personel tetap profesional, humanis, tapi tak lengah.

“Bekerjalah maksimal, tetap humanis, dan jangan terpancing provokasi. Ikuti arahan pimpinan di lapangan agar situasi tetap terkendali,” tegasnya.

Langkah cepat ini disebut sebagai upaya preventif Polda NTB untuk menjaga stabilitas wilayah. Mengingat dinamika di lapangan kerap tak bisa diprediksi, aparat diminta sigap membaca situasi.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Mohammad Kholid, S.I.K., menyatakan bahwa seluruh personel akan langsung digeser ke titik rawan.

“Sebanyak 661 personel akan kita turunkan ke Poto Tano. Ini bentuk kesiapsiagaan penuh Polda NTB,” ujarnya.

Polda NTB berharap kehadiran aparat bisa meredam gejolak sejak dini dan memastikan rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib, tanpa gangguan.

(*/PorosLombok)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU