PorosLombok.com – Aksi unik mewarnai semarak peringatan HUT ke-81 RI di Desa Denggen Timur, Kecamatan Selong, Lombok Timur saat ratusan warga mengincar puluhan ternak hidup sebagai hadiah utama jalan sehat pada Sabtu (15/8/2026).
“Pemerintah desa bersama seluruh masyarakat dan mitra Tiga Pilar melaksanakan berbagai kegiatan ini untuk mengingatkan kembali pengorbanan dan jasa para pahlawan yang telah gugur berjuang,” kata Kepala Desa Denggen Timur, Moh Jamaluddin.
Kebijakan pembagian hadiah berupa ekor ternak dipilih secara sengaja oleh pemerintah desa untuk menyelipkan edukasi sektor agraris di tengah kemeriahan pesta olahraga tingkat tapak desa tersebut.
“Karena tema negara kita adalah ketahanan pangan, kita selalu mengedepankan ketahanan pangan, termasuk bebek dan kambing. Ini dalam rangka mendukung program pemerintah pusat untuk ketahanan pangan,” jelasnya.
Antusiasme warga terbukti melonjak drastis hingga membludak melebihi jumlah kupon resmi yang disiapkan panitia di sepanjang rute parade mengelilingi kawasan perkampungan warga.
“Ini hanya bagaimana menyatukan persepsi, bagaimana kita bersatu bersama untuk berdaulat, adil, dan makmur demi NKRI,” ujarnya.
Sederet agenda perlombaan bereksplorasi mulai dari gerak jalan usia dini hingga maraton dewasa diproyeksikan menjadi fondasi kuat penanaman nilai nasionalisme generasi penerus bangsa.
“Kita akan terus menanamkan jiwa patriotisme terhadap negara kita, terhadap bangsa dan negara, supaya betul-betul cinta NKRI. NKRI harga mati,” tegas kepala desa dua periode ini.
Konsep inovatif berbasis pilar pangan lokal dalam peringatan kemerdekaan desa ini mendapat sokongan penuh dari aparat kepolisian setempat yang turut mengawal keamanan lokasi.
“Dukungan penuh kami berikan karena konsep hadiah berupa hewan ternak ini sangat kreatif sekaligus memberikan dampak ekonomi nyata bagi warga desa,” kata Bhabinkamtibmas Desa Denggen Timur, Aipda Rian Kusuma.
Pengamanan ketat di sepanjang perlintasan jalan raya perkampungan disiagakan guna memastikan arus mobilisasi massa yang membawa anak-anak tetap berjalan lancar dan teratur.
“Kehadiran personel di lapangan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman serta ketertiban arus lalu lintas tetap terjaga dengan kondusif,” ujarnya.
Inisiatif membagikan ternak siap ternak ini dinilai menjadi percontohan segar bagi wilayah lain dalam mengemas perayaan kemerdekaan yang bernilai guna jangka panjang.
“Pembagian kambing dan unggas ini tidak sekadar hiburan, tetapi langkah edukasi langsung untuk membiasakan warga memperkuat kemandirian pangan keluarga,” jelasnya.
Rangkaian ajang semarak kemerdekaan berbasis pemberdayaan warga ini dijadwalkan mencapai puncaknya pada upacara pengibaran bendera Sang Saka Merah Putih awal pekan depan.
“Semoga kemeriahan ini terus memupuk rasa persatuan warga dan memacu semangat gotong royong dalam membangun desa ke depan,” pungkasnya.*

















