Ketua Demokrat Lotim: Penghina Gubernur NTB Sudah Lewat Batas, Hukum Harus Jalan!

PorosLombok.com – Ketua DPC Partai Demokrat Lombok Timur yang juga Ketua Fraksi Demokrat DPRD Lotim, Amrul Jihadi, ST, mengecam keras aksi penghinaan terhadap Gubernur NTB yang viral di media sosial. Ia menyebut tindakan tersebut bukan kritik, melainkan penghinaan yang melewati batas etika dan hukum.

“Ini bukan kritik, tapi penghinaan. Sudah melewati batas dan mencederai marwah kepala daerah,” tegas Amrul kepada PorosLombok, Jumat (20/6).

Menurut Pria yang Juga Ketua Komisi III DPRD lotim ini sebagai simbol kepemimpinan daerah, seorang gubernur harus dijaga wibawanya. Ia menilai hinaan yang menyeret keluarga Gubernur tidak bisa dibenarkan dalam bentuk apa pun.

“Gubernur juga manusia. Beliau punya keluarga. Kalau ini dibiarkan, besok-besok bisa terulang lagi,” ujarnya.

Ia pun mendesak Polda NTB untuk mengambil langkah tegas. Menurutnya, proses hukum harus tetap berjalan meski tanpa laporan resmi, karena ini menyangkut kepentingan umum dan ketertiban sosial.

“Kita negara hukum. Kalau pelaku seperti ini dibiarkan, apa gunanya ada aturan?” katanya.

Amrul menegaskan dukungannya terhadap aparat penegak hukum agar segera memproses kasus tersebut. Ia menilai, meskipun pemimpin bisa saja memaafkan, hukum tetap harus ditegakkan demi menjaga kehormatan institusi.

“Maaf secara pribadi boleh, tapi hukum jangan berhenti. Ini soal wibawa negara,” tandasnya.

Ia juga mengingatkan publik agar lebih bijak dalam menyampaikan pendapat. Kritik, katanya, harus disampaikan dengan adab dan tanggung jawab.

“Kritik itu sah-sah saja, tapi jangan kebablasan. Apalagi sampai menyangkut istri dan anak, itu sudah tidak manusiawi,” pungkas Amrul.

(arul/PorosLombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bank NTb

TERBARU