Lombok Timur Siap Gelar Deretan Event Besar, Fornas VIII Jadi Magnet Wisata

(PorosLombok.com) – Kabupaten Lombok Timur bakal ramai sepanjang Juli hingga tahun depan. Sejumlah agenda besar telah disiapkan, mulai dari event budaya, olahraga, hingga kegiatan nasional.

Staf Khusus Bupati Lombok Timur Bidang Pariwisata, Ahmad Roji, S.E., mengungkapkan bahwa saat ini Lombok Timur tengah bersiap menyambut serangkaian kegiatan besar yang akan digelar secara beruntun.

“Sejak Juli ini sudah mulai. Salah satunya event nasional Alunan Budaya Desa Pringgasela yang akan dilaksanakan pada 16 sampai 26 Juli,” kata Ahmad Roji, kepada PorosLombok, Rabu (16/7).

Minggu depan, akan digelar event Begawe Desa pada 20 Juli, lalu dilanjutkan dengan Ngayu-Ngayu. Event ini disebut spesial karena akan menghadirkan para raja-raja Nusantara dan Lombok Timur dipercaya sebagai tuan rumah.

Tidak hanya itu, Lombok Timur juga mendapat kehormatan menjadi salah satu venue Festival Olahraga Rakyat Nasional (Fornas) VIII NTB 2025. Lokasinya direncanakan di Sembalun.

“Ini artinya peluang dan bagian dari misi kita yang terus kita dorong agar daerah kita tetap terpromosikan dengan baik,” ujarnya.

Ahmad Roji berharap para pelaku wisata di Lombok Timur selalu siap menghadapi gelombang kegiatan seperti ini. Menurutnya, ini bukan sekadar ajang hiburan, tetapi juga peluang promosi daerah dan ekonomi warga.

Soal anggaran, ia menyebut tetap mendapat dukungan dari pemerintah daerah. Kegiatan yang sudah tercantum dalam kalender event akan dibiayai secara maksimal.

Sedangkan kegiatan insidental atau dadakan juga tetap mendapat atensi, menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.

“Kegiatan-kegiatan yang muncul dari teman-teman pelaku wisata akan tetap diperhatikan oleh pemerintah,” tegasnya.

Ia mencatat, selama Juli ini saja, setidaknya ada sekitar 34 event yang akan digelar di Lombok Timur, terutama padat di akhir bulan. Karena itu, ia mendorong distribusi kegiatan juga diarahkan ke wilayah selatan.

“Event harus kita dorong juga ke daerah selatan, yakni Ekas Buana,” ujarnya.

Beberapa rencana kegiatan ke depan yang disiapkan antara lain: Trail Run 5 KM di Ekas dan Kompetisi Surfing, Kemudian Event “Inan Dowe” Desa Loyok. Semua event ini, lanjut Ahmad, bertujuan memperkuat daya tarik pariwisata lokal.

Yang paling disorot adalah Fornas VIII karena berpotensi menghadirkan ribuan tamu dari seluruh Indonesia.

Menurut Ahmad Roji, Fornas punya multiplayer effect yang besar, dan dampaknya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat lokal.

“Kalau dari informasi Pak Gubernur, Fornas ini akan mendatangkan sekitar 15.000 orang. Kita berharap saat hari H bisa tembus 20.000 orang,” tandasnya.

(arul/PorosLombok)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bank NTb

TERBARU