(PorosLombok.com)– Sambutan hangat Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sukses membuat kontingen lari trail asal Papua Barat Daya merasa seperti bertemu keluarga sendiri.
Hal itu disampaikan Pelatih Inorga Lari Trail Papua Barat Daya, Irvan Zulfikar Waroka, usai mengikuti technical meeting di sembalun, Sabtu (26/7)
“Kami tadi tiba dari Surabaya, sekitar pukul 01.00 WITA. Begitu keluar dari bandara, kami langsung disambut dengan berbagai atraksi budaya dan informasi soal Fornas VIII,” ucap Irvan.
Menurutnya, penyambutan tersebut begitu berkesan karena rombongan lari trail langsung disuguhi pengalungan selendang khas Lombok.
“Itu sangat mengesankan. Rasanya seperti pulang ke rumah sendiri. Orang Lombok ramah-ramah,” imbuhnya.
Irvan menambahkan, keikutsertaan mereka dalam ajang Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (Fornas) kali ini merupakan yang kedua. Meski demikian, Papua Barat Daya sebagai provinsi pemekaran masih tergolong baru dalam peta olahraga nasional.
“Kami belum lama berdiri, baru urutan ke-38 dari seluruh provinsi. Saat ini usia Papua Barat Daya baru tiga tahun,” jelasnya.
Dalam ajang Fornas VIII di NTB, Papua Barat Daya mengirimkan empat atlet lari trail dan dua orang official. Mereka akan tampil di dua kategori, yakni 10K dan 20K.
“Yang ikut di 10K ada satu putra dan dua putri. Satu atlet putra lainnya akan turun di nomor 20K,” terangnya.
Tak hanya membawa semangat sportivitas, kontingen Papua Barat Daya juga membawa identitas daerah dengan penuh kebanggaan.
“Sesuai slogan dari gubernur kami, di mana pun berada kami wajib menunjukkan identitas Papua Barat Daya yakni mahkota kepala yang siap untuk bertanding,” tandas Irvan.
(arul/PorosLombok)














