Bupati Lotim Sentil Pejabat, Jangan Takut Dikritik, Kerja yang Benar!

(PorosLombok.com) – Acara resepsi HUT ke-80 RI di Kabupaten Lombok Timur berubah jadi panggung sindiran.

Bupati H. Haerul Warisin atau yang akrab disapa H. Iron menegaskan, pejabat jangan gampang tersinggung kalau dikritik masyarakat, Selasa (3/9) malam.

Menurut H. Iron, kritik adalah cara rakyat ikut mengawasi jalannya pemerintahan. Kritik bukan untuk menjatuhkan, tapi untuk mengingatkan.

“Tidak akan pernah ada demo kalau tidak ada yang kurang baik. Kritik muncul karena ada sikap, ucapan, atau perbuatan kita yang dianggap tidak pas,” kata H. Iron.

Mantan Wakil Bupati Ali BD itu menekankan, peringatan HUT RI seharusnya jadi momen introspeksi, bukan hanya acara seremonial.

Semua pejabat diminta melihat kekurangan diri dan memperbaiki cara kerja.

“Masyarakat Lotim butuh pejabat yang kerja sungguh-sungguh dan profesional, bukan asal-asalan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pejabat agar menjaga sikap, perkataan, dan perbuatan dalam melayani masyarakat. Menurutnya, apa yang ditampilkan pejabat akan langsung dinilai oleh rakyat.

H. Iron menambahkan, aksi demo biasanya muncul karena ada kebijakan yang dirasa merugikan atau tidak tepat. Karena itu, kritik seharusnya diterima sebagai masukan.

“Jangan baper. Kritik itu alarm bagi kita untuk berubah,” ujarnya lagi.

Pesan tersebut mendapat respons positif dari pejabat yang hadir. Mereka berjanji menjadikan kritik sebagai bahan evaluasi agar pelayanan publik di Lombok Timur bisa lebih baik.

(arul/PorosLombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bank NTb

TERBARU